PERUBAHAN APBD Tahun Anggaran 2023, Tetap Fokus Empat Arah Pembangunan

- Penulis

Senin, 4 September 2023 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Provinsi Kalsel Perubahan Tahun Anggaran 2023 dalam rapat paripurna di Banjarmasin Senin (4/9/2023).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalsel, DR (HC) H Supian HK, SH, MH didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin.

Dari penjelasan gubernur yang disampaikan oleh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, untuk postur APBD yang tertuang dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023.

Yakni pertama, Pendapatan Daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp 9,087 triliun lebih besar dari target Pendapatan pada APBD Murni sebesar Rp 7,826 triliun atau naik sebesar 16,11 persen.

Kedua, Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp10,007 triliun lebih besar dari Belanja Daerah, yang dianggarkan pada APBD Murni sebesar Rp 7,727 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 29,50 persen.

Selanjutnya, gubernur dalam penjelasannya menyampaikan yang ketiga, pada posisi Penerimaan Pembiayaan, yaitu pada jenis Pembiayaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya sebesar Rp 64,3 miliar, sedangkan di APBD Perubahan sebesar Rp 1,083 triliun.

Kemudian keempat, Pengeluaran Pembiayaan tidak terjadi perubahan dari APBD Murni, yaitu Rp 162,837 miliar.

Sementara itu untuk besaran alokasi anggaran per SKPD, per program dan per kegiatan, secara lebih rinci dan jelas dapat dilihat dalam Buku Rancangan Perubahan APBD Tahun Angggaran 2023 yang telah kami sampaikan pada hari ini.

Selanjutnya dalam penjelasannya, gubernur juga menyampaikan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 ini kita harapkan dapat meningkatkan kualitas serta efisiensi keuangan daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat.

Ditegaskan gubernur, dengan Perubahan APBD ini, kita menyesuaikan kebutuhan pembiayaan pembangunan, dengan tetap berpedoman pada RKPD Tahun 2023, yang mengusung tema “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Untuk Meningkatkan Perekonomian Berkelajutan”.

Karena itu, gubernur menegaskan kita meletakan upaya dan harapan, agar pada tahun 2023 ini, provinsi kita mampu memantapkan penguatan SDM dalam rangka meningkatkan dan menata perekonomian Kalsel yang bekelanjutan, dengan mendidik, melatih dan membantu pengusaha-pengusaha kecil dan menengah, agar mereka dapat bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga :   MENHUB DUDY: "Kami Jajaki dengan China-Rusia Bangun Rel Trans-Kalimantan"

Dalam penjelasan gubernur ini juga disebutkan untuk Perubahan APBD tahun anggaran 2023, tetap berfokus pada empat arah pembangunan.

Yakni pertama, fokus pada sektor kesehatan, pendidikan dan keterampilan, kedua, fokus pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ketenagakerjaan, ketiga, fokus pada investasi hilirisasi industri, pertanian dan pariwisata dan keempat, fokus pada penanganan banjir, kebakaran hutan dan lahan serta Covid-19.

“Mudah-mudahan, Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 ini memberikan manfaat untuk kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan pembangunan di Kalsel,” harapnya.

Usai paripurna, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyatakan, meski pun belanja lebih besar daripada pendapatan di dalam APBD Kalsel Perubahan Tahun Anggaran 2023 ini, namun masih ada dana Silpa dan peningkatan pendapatan di tahun 2023 ini, tapi setelah kita hitung ternyata potensi pendapatannya juga sangat besar.

“Jadi belanja daerah yang besar itu bisa ditutupi dengan Silpa yang Rp 1 triliun dan pendapatan sekitar Rp9 triliun,” Katanya.

Sekda Roy menegaskan pendapatan daerah di tahun 2023 ini mengalami peningkatan, karena adanya kenaikan harga batubara dan dana bagi hasil atau royalty dari pemerintah pusat juga bertambah.

Dikesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, DR (HC) H Supian HK mengucapkan terima kasih atas penjelasan Gubernur Kalsel yang disampaikan Sekdaprov, Roy Rizali Anwar.

Sedangkan proses selanjutnya akan diadakan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kalsel atas penjelasan Gubernur Kalsel terkait raperda tersebut pada rapat paripurna mendatang. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor
TEWAS TERLUKA, Pria Warga Kelayan B Ini Tergeletak di Depan Rumah Warga

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca