MENHUB DUDY: “Kami Jajaki dengan China-Rusia Bangun Rel Trans-Kalimantan”

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8/2026). (Foto: Istimewa)

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8/2026). (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah menjajaki potensi investasi dari dalam negeri dan luar negeri, termasuk Rusia dan China untuk pembangunan jaringan rel kereta api Trans-Kalimantan.

Langkah itu merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI untuk segera membangun dan mengembangkan jaringan rel kereta api di Sumatra (Trans-Sumatra) dan Kalimantan (Trans-Kalimantan).

“Kami sudah berkoordinasi dengan KAI yang sudah menyiapkan roadmap-nya. Nanti, kemudian dari situ kami berharap ada investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menggarap Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan. Kalau Trans-Sumatra sebagian memang sudah tersedia tinggal disambung-sambungkan, kalau Trans-Kalimantan memang kita harus mulai,” kata Menhub Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (6/8/2026) malam.

Dudy mengatakan dua negara yang diyakini berpotensi berinvestasi dalam pembangunan jaringan rel kereta api di Kalimantan ialah Rusia dan China.

“Kami sudah jajaki dalam negeri maupun dengan luar negeri, di antaranya Rusia dan China,” sambung dia.

Dalam kesempatan yang sama, Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.

“Tergantung investor tentunya mana yang menurut mereka lebih visible ya untuk mereka garap. Saya lihat sepertinya kalau Sumatra logistiknya KAI yang lebih berminat untuk mengembangkannya, kalau di Kalimantan sepertinya dari China sama Rusia yang lebih berminat,” ujar Dudy, dilansir dari Antara.

Sejauh ini, kata dia, komunikasi kepada investor dari luar negeri itu telah dilakukan.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

“Komunikasi sudah, mereka sedang mencoba untuk menghitung, kemudian nanti menyampaikan proposal ke kami,” kata Dudy.

Dalam acara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah bulan lalu, Presiden Prabowo memerintahkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Kementerian Perhubungan menggarap pembangunan jalur kereta Trans-Sumatra serta melanjutkannya dengan proyek Trans-Kalimantan.

“Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai,” kata Prabowo.

Prabowo menjelaskan pembangunan jalur kereta Trans-Sumatra akan menghubungkan wilayah paling selatan di Sumatra, yaitu Bakauheni di Provinsi Lampung hingga wilayah paling utara Pulau Sumatra. Presiden menyatakan proyek tersebut menjadi target yang harus diwujudkan oleh PT KAI dan Kementerian Perhubungan.

Presiden lalu bertanya kepada Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengenai kesiapan keduanya mengerjakan proyek tersebut.

“Bisa, KAI? Menteri Perhubungan? Kita kasih dia. Tugas harus dikasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan,” kata Prabowo diiringi pernyataan siap dari kedua pejabat tersebut. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara
BELASAN KIOS dI Pasar Teluk Dalam Banjarmasin Diamuk Api, Pedagang-Pembeli Panik Berlarian
DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles
PRAPERADILAN Febrie bukan Hindari Proses Hukum
NAKES sebagai Pelayan Masyarakat tak Boleh Nirempati
“B2SA” Mengantarkan Kabupaten Balangan Meraih Juara Pertama Tingkat Provinsi Kalsel
KASUS “3C”, Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka
PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:58

IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:38

MENGULAR! Antrean BBM Nonsubsidi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:07

ANTISIPASI Kabut Asap Karhutla, Kegiatan Belajar Disesuaikan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52

LIMA Komisioner KPU Kotim jadi Tersangka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:00

KUALITAS Udara Kotim Masuk Level Berbahaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:55

WARGA Pulpis Salat Istisqa Minta Hujan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:22

PERKUAT Penanganan Terpadu Tanggulangi Karhutla

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:22

KAPOLDA Kawal Penanganan Karhutla di Kotim

Berita Terbaru

Ibu-ibu pingsan ketika mengantre BBM di Kobar. (Foto: Istimewa)

Kalteng

IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca