PERKARA NARKOTIKA 34 Kilogram JPU Tuntut Mati, Hakim Memvonis Bebas

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 18:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang di Pengadilan  Negeri Banjarmasin , Selasa (22/4/2025 ) (SuarIndonesia/ZI)

Sidang di Pengadilan Negeri Banjarmasin , Selasa (22/4/2025 ) (SuarIndonesia/ZI)

SuarIndonesia- Wah ! ada yang mengejutkan, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mati terdakwa, namun akhirnya Majelis Hakim memvonis bebas.

Ini atas perkara narkotika sebanyak 34 kilogram, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Selasa (22/4/2025 ).

Terdakwa Amsyah (40) warga Rawa Sari, Banjarmasin bisa dibilang sangat beruntung.

Pasalnya, terdakwa Amsyah selaku Ojek Online ( Ojol ) sebelumnya dituntut hukuman mati oleh JPU, namun akhirnya divonis bebas oleh Hakim

Sidang digelar melalui virtual lantaran terdakwa terkena penyakit menular TBC tersebut diketuai Majelis Hakim, Irfanul Hakim SH MH. Sedangkan JPU Ariyanti SH dari Kejati Kalsel.

Adapun dalam pertimbangan hukumnya terdakwa Amsyah oleh majelis hakim dinilai tidak terbukti bersalah seperti yang didakwakan JPU.

Dimana terdakwa Amsyah awalnya tidak mengetahui barang bukti narkotika seberat kurang lebih 43 kilogram yang dibawanya tersebut.

Lantaran sebelumnya ia diminta mengantarkan barang berupa kosmetik.

Dengan menerima upah Rp 200 ribu untuk mengantarkan barang diduga disuruh seorang wanita.

Sementara sebelumnya oleh JPU Ariyanti SH dari Kejati Kalsel membacakan tuntutan (Rentut Kejagung ) meminta terdakwa agar dihukum mati karena dianggap telah diduga bersalah.

Mendengar amar vonis bebas tersebut pihak JPU diminta waktu selama seminggu untuk menentukan sikap.

Sementara Penasihat Hukum Iqbal SH dari LBH Peradi merasa sangat bersyukur dan menganggap bahwa putusan tersebut sudah tepat.

Untuk diketahui bermula pada Jum’at tanggal 2 Agustus 2024 sekitar pukul 10.00 Wita terdakwa dihubungi  Siska dengan maksud menyuruh terdakwa untuk mengambil narkotika kepada Herman di tempat dekat kuburan di daerah Liang Anggang.

Baca Juga :   PROPAM Polda Kalsel dan POM TNI Sidak Kelengkapan Anggota Polri di Jalan Raya

Dan waktu itu terdakwa bersedia karena terdakwa sebelumnya pernah bekerja dengan Siska untuk mengantarkan kosmetik dan juga diberi upah atau imbalan.

Dan terdakwa disuruh melakukan pekerjaan yaitu untuk mengambilkan narkotika tersebut karena diberi upah atau imbalan sebesar Rp 200.000.

Kemudian terdakwa langsung mendatangi tempat dimaksud dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio.

Dan setelah terdakwa berada di tempat tersebut waktu itu bertemu Herman dan langsung menyerahkan kotak kardus warna coklat berisi sabu dan pil ekstasi.

Kemudian Herman meletakan dan mengikat kardus berisi sabu dan ekstasi tersebut di jok sepeda motor terdakwa.

Herman menyerahkan satu) buah Hp kepada terdakwa dimana di dalam Hp tersebut ada kontak atas nama Anang 30 yang bisa dihubungi oleh terdakwa untuk mengantarkan kemana tujuan narkotikai tersebut.

Setelah itu terdakwa disuruh Siska untuk mengantarkan sabu dan ekstasi tersebut kepada  Anang 30 yang menunggu di Jalan Gubernur Soebarjo Desa Tambak Sirang Darat Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar.

Sekitar pukul 13.20 Wita sesampai terdakwa berada di tempat tersebut, datang petugas kepolisian dari Dit Resnarkoba Polda Kalsel melakukan penangkapan. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18