SuarIndonesia – Pengelolaan tempat pariwisata di Kalsel masih kurang maksimal dibandingkan dengan daerah lain.
“Kalsel tempat pariwisata sudah ada, namun kurang terkelola,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Syaripuddin.
Menurut Bang Dhin yang akrab disapa ini, sesuai visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Kalsel 2022, akan memperkuat sektor Pariwisata.
“Kalsel ini banyak memiliki potensi, seperti wisata gunung, wisata religi dan lain lain,” ujarnya, Rabu (1/12/2021).
Bang Dhin menambahkan, Potensi di Kalsel ini sangat dapat bila tempat Pariwisata dikelola dengan benar dan betul betul.
“Wisata Religi kita sudah mendunia, seperti contoh Houl di Sekumpul,” ujarnya
Perlunya sinergitas antara provinsi dan pusat, yang mana pemerintah daerah harus melakukan perencanaan yang bagus untuk dapat meyakinkan Pusat, terlebih dapat bantuan untuk mengelola tempat pariwisata banua.
Selain itu, ujarnya, Bandara sebagai salah satu tempat pertama kedatangan wisatawan lokal atau internasional harus bisa mempromosikan Rute Maps dengan jelas dan tersusun secara detail,
“Sehingga para wisatawan bisa berkunjung dengan aman dan nyaman,”
Lebih jauh bang dhin mencontohkan, saat kunjungan kerjanya seperti di mandalika NTB, tempat Pariwisatanya atau spot yang sudah terkelola dengan baik,
Bahkan ada sebuah tempat Pariwisata yang dikelola pihak ke 3, yang akhirnya maksimal dalam pengembangannya.
Hal ini ujar bang dhin, Ini bisa menjadi alternatif di banua kita, karena mengelola suatu tempat pariwisata itu memerlukan biaya yang besar.
“Bila ada pihak ke 3 yang mampu mengelola tempat pariwisata dengan baik apalagi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kenapa tidak dilakukan,”tutup bang Dhin (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















