PENGELOLAAN Tempat Pariwisata di Kalsel Masih Kurang Maksimal Dibandingkan Daerah Lain

- Penulis

Kamis, 2 Desember 2021 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengelolaan tempat pariwisata di Kalsel masih kurang maksimal dibandingkan dengan daerah lain.

“Kalsel tempat pariwisata sudah ada, namun kurang terkelola,” ucap Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Syaripuddin.

Menurut Bang Dhin yang akrab disapa ini, sesuai visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Kalsel 2022, akan memperkuat sektor Pariwisata.

“Kalsel ini banyak memiliki potensi, seperti wisata gunung, wisata religi dan lain lain,” ujarnya, Rabu (1/12/2021).

Bang Dhin menambahkan, Potensi di Kalsel ini sangat dapat bila tempat Pariwisata dikelola dengan benar dan betul betul.

“Wisata Religi kita sudah mendunia, seperti contoh Houl di Sekumpul,” ujarnya

Perlunya sinergitas antara provinsi dan pusat, yang mana pemerintah daerah harus melakukan perencanaan yang bagus untuk dapat meyakinkan Pusat, terlebih dapat bantuan untuk mengelola tempat pariwisata banua.

Selain itu, ujarnya, Bandara sebagai salah satu tempat pertama kedatangan wisatawan lokal atau internasional harus bisa mempromosikan Rute Maps dengan jelas dan tersusun secara detail,

Baca Juga :   RAMPUNG Lintasan Atletik Stadion 17 Mei, PUPR Kalsel Serahkan ke Dispora

“Sehingga para wisatawan bisa berkunjung dengan aman dan nyaman,”

Lebih jauh bang dhin mencontohkan, saat kunjungan kerjanya seperti di mandalika NTB, tempat Pariwisatanya atau spot yang sudah terkelola dengan baik,

Bahkan ada sebuah tempat Pariwisata yang dikelola pihak ke 3, yang akhirnya maksimal dalam pengembangannya.

Hal ini ujar bang dhin, Ini bisa menjadi alternatif di banua kita, karena mengelola suatu tempat pariwisata itu memerlukan biaya yang besar.

“Bila ada pihak ke 3 yang mampu mengelola tempat pariwisata dengan baik apalagi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kenapa tidak dilakukan,”tutup bang Dhin (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:45

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59