SuarIndonesia – Pengakuan, Supian alias Amang Iyan (72 Tahun, seharinya penjaga malam, dengan santai menjelaskan bagaimana ia bisa rudapaksa seorang murid SD berinisal PA (8) hingga 10 kali.
Dimana, awalnya korban setiap hari melintas di pos jaga ketika pulang sekolah.
“Korban pulang sekolah selalu melewati pos jaga dan sudah kenal dengan aku,” ucap ayah dua anak ini.
Membaca situasi melihat korban yang selalu mersepon setiap kali disapa membuat Amang Iyan mendapatkan ‘angin segar’ dengan mengambil kesempatan.
“Aku panggil korban, ia langsung menghampiridan awalnya aku pegang serta di cium,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Tidak mendapatkan perlawanan, pelaku selalu melancarkan aksinya hingga 9 kali sejak bulan Agustus 2025 hanya sekedar memegang alat vital korban.
Tepatnya pada Senin (24/11/2025), kuat dugaan nafsu setan pelaku tak tertahankan dan nekat memasukkan alat kelamin ke korban.
“Aku melakukan tidak ada ancaman ataupun iming iming uang, aku hanya sekedar mengasih uang setelah selesai dengan uang Rp 2000 dan itu pun baru satu kali saja memasukan,” tambahnya.
Diakuinya kakek dua cucu ini, ia satu tahun menduda karena isterinya sudah meninggal dunia. (YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















