Suarindonesia – Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, orang tua/wali dan peserta penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2019 dilaksanakan, Jumat (1/2) di ruang Rupatama Mapolda Kalsel.
Tahun ini jumlah kuota nasional untuk SIPSS sebanyak 75 orang dan animo peserta seleksi di Polda Kalsel yang mendaftar secara online 72 orang.
Dimana setelah diverifikasi ada 36 orang terdiri dari 27 pria dan 9 wanita.
Tentang itu semua dilakukan, karena Polda Kalsel berkomitmen melaksanakan seleksi penerimaan calon anggota Polri dengan mengacu pada prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel dan humanis) serta clear and clean.
“Karena seleksi bersih dan ketat akan melahirkan calon anggota Polri berkualitas yang bisa amanah mengemban tugas,’’ jelas Wakapolda Kalsel Brigjen Polisi Aneka Pristafuddin.
Menurut wakapolda pelaksanaan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, orang tua/wali dan peserta penerimaan SIPSS.
“Tidak akan ada celah bagi kecurangan selama proses seleksi.
Bagi yang melanggar, akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan hukum.
Saya mengimbau kepada peserta dan orang tua agar tidak percaya terhadap tawaran dari pihak manapun yang menjanjikan kelulusan.
Ingat, kelulusan murni hasil dari kemampuan peserta bukan bantuan orang lain,’’ tegas wakapolda saat itu didampigi Irwasda, Kombes Pol Djoko Poerbo Hadijojo dan Karo SDM, Kombes Pol Defrian Donimando.
Dikatakan, panitia menjamin seluruh peserta akan bisa langsung melihat sendiri hasil seleksi di setiap tahapannya secara terbuka.
Pendidikan SIPSS merupakan pencetak calon anggota Polri menjadi Perwira Pertama berpangkat Inspektur Dua (Ipda) yang mempunyai kompetensi sesuai disiplin keilmuan yang dimiliki.
Untuk seleksi awal tingkat Panitia daerah (Panda) Polda Kalsel melalui sejumlah tahapan mulai administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi untuk penelusuran mental kepribadian dan sidang terbuka kelulusan tingkat daerah.
Peserta yang lulus di daerah selanjutnya mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat di Mabes Polri.
Dimana setelah diverifikasi ada 36 orang terdiri dari 27 pria dan 9 wanita.
Untuk seleksi awal tingkat Panitia daerah (Panda) Polda Kalsel melalui sejumlah tahapan mulai administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi untuk penelusuran mental kepribadian dan sidang terbuka kelulusan tingkat daerah.
Peserta yang lulus di daerah selanjutnya mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat di Mabes Polri. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















