PENCABUT PISTOL Ternyata Anggota Polisi di Kerumunan Driver Ojol Soal Orderan   

- Penulis

Jumat, 4 Maret 2022 - 00:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mulai terkuak ternyata pencabut pistol adalah anggota polisi yang tengah berpakaian biasa di kawasan perumahan elit Citra Land, Jalan A Yani Km 8 Kabupaten Banjar.

Namun bukannya bermasalah dengan para Driver Ojol soal orderan, yang videonya viral.

Melainkan saat di kerumuman mengamankan pria yang jadi masalah menyangkut soal tersebut, Kamis (3/3/2022).

Masalahnya dibenarkan Kapolres Banjar AKBP Doni HS melalui Kasi Humas, Iptu Suwarji.

“Semua dilatarbelakangi kesalahpahaman. Semua berawal pria disebut-sebut mengorder, Agus Maulana meminta salah satu driver ojol, Mansyur mengikutinya ke ATM,’ ujarnya.

Sesampai di parkiran Rumah Sakit Ciputra Agus Maulana tidak juga mengembalikan uang yang telah diorder.

Hingga aksi kejaran serta dihadang kawaan driver ojol dan kemudian dorong-mendorong.

Kebetulan pada waktu itu, melintaslah anggota Polres Banjar, Briptu Harno, yang berpakaian biasa, karena melihat situasi keributan, ia sempat mengeluarkan pistol.

“Memang kejadian adanya pesanan Agus Maulana untuk mengantarkan barang berupa baju menuju titik tertentu.

Namun driver ojol tidak menemukan pihak penerima dan meminta balik Agus Maulana untuk mengembalikan uang dan barang antaran tersebut,” tambah Kasi Humas.

Ketika itu Briptu Harno mencoba membawa Agus Maulana ke Polsek Kertak Hanyar, tetapi kawanan ddivel ojol malah mengira akan melarikan Agus Maulana hingga menghentikan laju mobil.

Disebut, Briptu Harno sudah mengenalkan dirinya sebagai anggota kepolisian, tetapi driver ojol tidak percaya sehingga sempat mengeluarkan pistol, kemudian meminta semua yang ada di lokasi ke Mapolsek Kertak Hanyar.

Baca Juga :   SEORANG Buruh Bangunan Disergap Polisi

Runtutan kejadian disebut sejak Rabu (2/3/2022), dimana Agus Maulana memesan  melalui aplikasi dan minta diantarkan barang pesanan itu tujuan Jalan Raya Banjar Indah Permai 1.

Kemudian driver ojol, Mansyur mengambil barang tersebut dari Agus Maulana di seberang Jalan Komplek Bunyamin untuk diantar sesuai titik tujuan.

Kemudian Mansyur menghubungi Agus Maulana dan dikatakan bahwa titik tujuan salah bukan di Banjar Indah, tetapi di Jalan Japri Zamzam II Gang ABC.

Setelah sampai di lokasi tersebut penerima juga tidak ditemukan.

Karena penerima belum juga ditemukan, Mansyur berinisiatif menuju rumah Agus Maulana, Kamis (3/3/2022) sore.

Mansyur mengetahui rumah Agus Maulana karena ingat nomor polisi mobil Brio yang dibawanya saat mengambil pesanan, lalu melakukan pengecekan pemilik mobil tersebut melalui aplikasi bayar pajak kendaraan.

Pada saat di rumah Agus Maulana, Mansyur membawa beberapa orang kawannya termasuk untuk mengembalikan barang milik Agus Maulana, dan meminta uang orderan sebesar Rp347.888.

Tetapi Agus Maulana tidak kunjung mengembalikan uang tersebut sehingga terjadi keributan.

Kemudian Agus Maulana meminta Mansyur untuk mengikutinya ke ATM.

Tetapi sampai dengan parkiran Rumah Sakit Ciputra, Agus Maulana tidak juga mengembalikan hingga terjadi dorong mendorong hingga terjadi semua itu. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan
KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18


Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi. (Foto: Antara/IC Senjaya)

Bisnis

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Jun 2026 - 19:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca