PENANGANAN PDAM Hanya Jangka Pendek

- Penulis

Selasa, 9 November 2021 - 00:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Adanya keluhan warga Alalak Tengah mengenai macetnya distribusi air bersih sehingga memaksa mereka menggunakan air sungai membuat manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih angkat bicara.

Senior Manager Produksi dan Distribusi PDAM Bandarmasih, Walino pun tak menampik bahwa wilayah yang masuk di Kecamatan Banjarmasin Utara itu memang sedang mengalami krisis distribusi air bersih dari pihaknya.

Setidaknya ada enam RT yang mengalami kesulitan air bersih, yakni RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, RT 14 dan RT 15.

Dijelaskannya, wilayah tersebut merupakan salah satu daerah paling ujung dan yang paling terdampak, apabila terjadi gangguan pipa besar distribusi air bersih.

“Memang ada terjadi kebocoran pada pipa distribusi. Di tempat itu paling ujung dan paling kritis kalau ada trouble. Sedangkan recoverynya juga paling belakang,” ucapnya, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (08/11/2021).

Ia mengaku, saat ini pihaknya telah melakukan beberapa upaya yang merupakan bentuk penanganan jangka pendek.

 

Baca Juga

GILIRAN Tutup Lubang PDAM di Jalan Gatot Subroto yang Hilang

 

Ia menjelaskan, jika menunggu pergantian pipa untuk memperbaiki distribusi air bersih tersebut akan memakan waktu yang lama, sekitar satu bulan lamanya.

“Makanya kita juga sudah kirim mobil tangki supaya langsung mengena kepada warga, dibantu Ketua RT dan Tokoh masyarakat. Sesuai keperluan mereka,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya melalui tim juga telah mengevaluasi jaringan dan memaksimalkan fungsi jaringan, yakni dengan mengkoneksikan dari jaringan pipa sekunder ke tersier.

“Sebelumnya koneksi yang digunakan dari sesama pipa tersier. Setelah diubah akhirnya mengalir air walaupun sedikit. Ketimbang sebelumnya tidak mengalir sama sekali,” terangnya.

Baca Juga :   NARKOBA - BALAP LIAR jadi Catatan untuk Kapolresta Banjarmasin

“Kita juga sudah melakukan manajemen tekanan. Kita ratakan distribusi air dari satu tempat dengan tempat yang lainnya. Alias tidak ada lagi yang dominan dan tidak ada yang terlalu ketinggalan. Tapi lagi-lagi karena sifatnya jaringan kalau sama persis akhirnya susah,” tambahnya lagi.

Selain itu, Walini melanjutkan, pihaknya juga telah menurunkan sebanyak 20 orang diturunkan ke lapangan pada Jumat (05/11) lalu, dengan data dan asumsi yang ada untuk memeriksa jaringan.

Alhasil, ditemukan sebanyak 18 titik kebocoran, yang sangat berarti di wilayah yang sangat kritis air bersih. Kemudian pihaknya pun langsung melakukan perbaikan, namun masih tertinggal 2 titik kebocoran.

“Nah dua titik ini yang masih kita kejar dan belum ditemukan titiknya. Memang sumber nya ada tapi titik tepatnya masih kita cari,” pungkasnya.

Lantas, apakah ada dispensasi berupa keringanan tagihan pembayaran bulanan bagi warga yang terdampak gangguan distribusi air bersih ini?

Terkait hal itu, Walino tidak bisa menegaskan bahwa mereka yang selama ini mengalami gangguan distribusi air bersih akan mendapat keringanan. Ia hanya meyakinkan bahwa pastinya akan disesuaikan dengan pemakaian.

“Kalau terbaca pemakaian 1 meter kubik maka itu lah yang dibayar. Sekarang dispensasi lain juga kita dropping mobil tangki air bersih secara gratis. Tinggal bagaimana pola membaginya saja,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14