PENAHANAN Bandar Penipuan Arisan Online Dialihkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura

- Penulis

Kamis, 19 Mei 2022 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penahanan tersangka, yang bandar diduga penipu arisan online berinisial RA,  penahanannya dialihkan ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Perempuan Kelas IIA Martapura.

Untuk perkaranya akan segera disidangkan. Ini setelah Penuntut Umum Kejari Banjarmasin melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Banjarmasin, pada Rabu (18/5/2022).

Jaksa Penuntut pada Kejari Banjarmasin, Radityo Wisnu Aji mengatakan, saat ini tersangka RA masih dititipkan di Rutan Polresta Banjarmasin.

Namun, dengan kondisi tersangka RA yang tengah hamil, penahanan terhadapnya diupayakan akan dialihkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura.

“Informasinya hamil usia 3 bulan, karena hal itu dan faktor keamanan kemungkinan akan dipindahkan ke Lapas Perempuan di Martapura,” kata Radityo.

Dimana di Lapas khusus perempuan tersebut juga memiliki Klinik Pratama yang terintegrasi di area Lapas.

Meski tersangka tengah berbadan dua, namun hal ini dipastikan tidak mempengaruhi proses hukum yang berlangsung.

Hingga saat ini pun kata Radityo tidak ada pengajuan penangguhan penahanan terkait kondisi tersebut.

“Ini hal yang biasa, bahkan di Lapas khusus perempuan ada yang dibantu melahirkan di sana, menyusui di sana.

Ada yang setelah lahir ikut dirawat di Lapas atau dititipkan ke keluarganya, itu nanti tergantung yang bersangkutan. Jadi ini hal yang biasa saja,” ujarnya.

Baca Juga :   DPRD Minta Kontraktor Pelaksana dan Dinas PUPR Kalsel Memastikan Kondisi Jalan Jalan Veteran Sungai Lulut Bbenar-benar Siap

Sedangkan Juru Bicara Pengadilan Negeri Banjarmasin, Aris Bawono Langgeng mengatakan, terkait kondisi terdakwa yang tengah hamil saat proses persidangan akan diakomodir oleh lembaga pemasyarakatan.

Sedangkan Pengadilan Negeri Banjarmasin hanya menentukan terkait masa penahanan yang bersangkutan selama proses persidangan.

Yakni sesuai hukum acara pidana penahanan selama 30 hari dan jika habis bisa diperpanjang selama 60 hari oleh berdasar ketetapan Ketua Pengadilan.

“Untuk mekanisme persidangan tidak ada perbedaan sama sekali,” ujar Aris.

Diketahui pada berkas perkara pertama yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Banjarmasin, tersangka RA dikenakan dakwaan bersifat alternatif yakni Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kasus tersebut ditangani dalam beberapa berkas perkara baik oleh Polresta Banjarmasin maupun Polda Kalsel. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru