Suarindonesia – Guna mendukung sistem smart city dan menuju industri 4.0, yang sudah diprogramkan Pemko Banjarmasin, kini PDAM Bandarmasih menjalin kolaborasi bersama Pemko Banjarmasin melalui command centre di masing-masing dua instansi tersebut.
Persiapan kolaborasi perusahaan daerah milik Pemko Banjarmasin itu, kini mulai menjajakan untuk dirumuskan bersama di Aula PDAM Bandarmasih, Kamis (4/4) siang yang rencananya akan dijadwalkan Wawali Banjarmasin H Hermansyah.
Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir H Yudha Ahmadi, mengatakan, kolaborasi yang dilakukan ini sangat penting dijalankan. Itu mengingat banyak persoalan masyarakat khsususnya soal air ledeng yang belum sempat tercover pihaknya, karena kurangnya kontrol.
Jadi, katanya, dengan adanya kolaborasi dua command centre ini di semua titik jaringan semakin mudah terawasi, sehingga pemberian pelayanan kepada pelanggan semakin cepat dan efektif.

“Adanya kolaborasi ini tentu sangat membantu PDAM Bandarmasih dalam hal pengawasan. Begitu juga degan Pemko Banjarmasin yang sama mendapatkan kemudahan dalam memberikan pelayanan. Walau bagaimanapun pelanggan PDAM sebagian besarnya juga warga Banjarmasin,” kata Yudha setelah rapat.
Mantan Direktur Teknik PDAM Bandaramasih Yudha melanjutkan, kerjasama di bidang smar city ini diharakan bisa penyambung aspirasi masyarakat. Kolaborasi itu juga berguna dalam pengawasan kondisi jaringan perpipaan maupun hingga sambungan ke pelanggan. Dengan itu setiap masalah perpipaan semakin cepat ditindaklanjuti.
“Terbosan ini sangat efektif dalam hal pengawasan jaringan perpipaan. Karena kolaborasi ini saling melengkapi,” bebernya.
Khusus dalam pembahasan rapat saat itu, pihaknya dan pihak pemko Banjarmasin masih merumuskan bagian apa saja yang perlu dijalankan dalam kolaborasi itu. Yang pastinya, kerjasama itu bertujuan untuk peningkatan pelayanan masyarakat dan peningkatan infrastruktur jaringan pipa PDAM Bandarmasih.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















