Pemilu Damai, Dukungan Pemberantasan Korupsi Hingga Pertanyakan Rencana Dewan ke LN

- Penulis

Selasa, 12 Februari 2019 - 01:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Harus tetap dan malah lebioh diwaspdai saat dekati Pemilu Serantak pada Pilpres maupun Pileg 2019.

Karena bisa saja untuk menjatuhkan, maka goreng sana-goreng sini. Artinya, hanya tujuan merusak citra,’’ kata KBO Reskrimum Polda Kalsel, AKBP Sutrisno didampingi Kasat Intelkam Polresta Banjarmasin, Kompol Zainuri, Senin (11/2).

Itu disampaikannya ketika menerima massa dari Pemuda Islam Kalsel dan Forpeban untuk kedamaian Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 ini di Mapolda Kalsel.

Sisi lain ia katakan, aksi massa juga hendaknya sesuai prosedur atau saling ingatkan tentang adanya rambu rambu.

“Soal laporan ini-itulah uang masuk memang banyak di Polda. Tapi apa ada sesuai fakta, yang bisa ditindaklajuti. Makanya banyak surat yang masuk, tapi kita pilah-pilah,’’ ujarnya lagi.

Sisi lain AKBP Sutrisno juga ingatkan agar hati hati dengan berita-berita bohong dan hekdanya menggunakan media sosial (medsos) secara bijak.

“Kita dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Islam Kalsel dan Forpeban sendiri siap dukung Polda Kalsel dan Kejati dalam bertindak soal tak sembarang proses laporan masuk itu hingga tentang berantasan korupsi,’’ ucap HM Hasan, Ketua Pemuda Islam saat itu.

Bahkan lanjut Din Jaya, Ketua Forpeban (Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara), dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, menyatakan siap mendukung Kejati.

Meski menurutnya saat ini pihaknya harus bersabar dengan beberapa kasus yang belum jelas dan belum ada titik terang penyelesaiannya.

Pada intinya, massa meminta agar jangan mudah terpropokasi oleh oknum oknum tidak bertanggungjawab.

Menurut Hasan, saat ini kondisi perpolitikan dalam situasi cukup memanas.

Namun masyarakat diharapkan jangan mudah terbawa atau terhasut akan suasana politik saat ini.

Mengingat tahun ini akan dilaksanakannya pemilu serentak. Warga Kalsel khususnya Banjarmasin bercermin pada peristiwa pahit tanggal 23 Mei 1997 silam tentu tak akan dilupakan.

Baca Juga :   PAMAN BIRIN Mengenang Kebersamaan "Waktu yang Pendek dan Bukan Waktu Panjang"

Bahkan mereka meminta anggota di DPRD untuk mensosialisasikan kepada konstituen atau pemilihnya pemilu yang damai tanpa ada Hoax dan isu-isu yang memecah belah.

Sisi lain, massa itu klarifikasi atas aksi yang dilakukan rekan-rekan LSM kemarin yang mengatasnamakan LSM seluruh Kalsel.

“Kami sangat keberatan karena tidak semua LSM yang turun pada waktu itu,kalau ada yang mengatakan aksi itu dilakukan oleh LSM keseluruhan maka itu tidak benar,’’ jelas Din Jaya.

Ia khawatirkan dalam hal ini adalah jika ada sekelompok LSM tersebut mengambil keuntungan pribadi dalam situasi seperti itu.

Menanggapi pernyataan PIK dan Forpeban, Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalsel, Mahfujat menjelaskan bahwa setiap kasus akan tetap diproses dan tidak dipetiskan.

“Kita terima kasih atas kerja samanya mendukung pelaksanaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di wilayah Kalsel,’’ ucap Mahfujat.

Usai di dua tempat itu, massa kembali bergerak ke DPRD Kalsel dan diterima Ketua DPRD Kalsel, H Burhanuddin didamapingi Puar Juanidi dan lainnya.

Baik Puar maupun Burhanuddin, `angkat jempol’ atas kepedulian massa saat itu  untuk suarakan kedamaian.

“Kita yakin teman teman kami bukan hanya kenalkan diri untuk terpilih lagi, tapi utama sosialisasikan kedamaian itu,’’ ujar Burhanuddin.

Soal rencana kunjungan kerja ke luar negeri (LN) yang disinggung massa agar dibatalkan saja, ini juga dipaparkan maksud dan tujuannya.

“Keluar negeri itu masih rencana, tapi belum final. Kita lakukan karena sudah ada semacam kerjasama dari berbagai bidang di sana, yang ilmu didapat hasilnya diaplikasikan untuk kemajuan dan pengembangan daerah,’’ tambah Burhanuddin. (ZI)

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERMOHONAN Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak
AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global
REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:49

AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:33

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:37

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45

PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian DEAL 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026). (Foto: An tara/Farhan Arda N)

Lifestyle

KEMKOMDIGI Siapkan AI dalam Digitalisasi Bansos

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca