PEMILIH TETAP di Pilgub Kalsel Meningkat Dibandingkan DPS

PEMILIH TETAP di Pilgub Kalsel Meningkat Dibandingkan DPS

SuarIndonesia – KPU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel melalui rapat pleno terbuka di Rattan Inn Hotel Banjarmasin, Sabtu (17/10/2020) siang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel, Sarmuji mengatakan bahwa jumlah DPT yang ditetapkan sendiri mengalami kenaikan jika dibandingkan daftar pemilih sementara (DPS).

“Kalau DPS berjumlah 2.747.364 pemilih. Sedangkan DPT yang ditetapkan hari ini mengalami kenaikan jika Dibandingkan dengan jumlah DPT,” ungkapnya pada awak media.

Ia menjelaskan, hal tersebut terjadi setelah beberapa kali diumumkan dan diberikan tanggapan oleh masyarakat dan masukan dari Bawaslu. Sehingga ada kenaikan meskipun ada yang dicoret karena meninggal dunia.

Untuk diketahui, jumlah DPT keseluruhan di Provinsi Kalsel mencapai 2.793.811 pemilih. Atau ada kenaikan sebesar 41 ribu pemilih jika dibandingkan jumlah DPS sebelumnya.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa jumlah DPT yang ada saat ini tidak akan lagi mengalami penambahan. Pasalnya, jumlah DPT sudah diplenokan dan ditetapkan.

Akan tetapi, peluang bagi pemilih pemula yang sebelumnya tak terdaftar di DPT tetap bisa memberikan hak suaranya.

“Pemilih yang memiliki KTP dan hak pilih namun belum terdaftar, di hari pemilihan silakan datang ke TPS. Tetapi datangnya pada pukul 12.00 WITA ke atas, karena kita lebih dulu melayani yang terdaftar di DPT,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel Erna Kasypiah mengapresiasi kinerja KPU kabupaten dan kota di Kalsel dalam menghimpun jumlah pemilih, hingga ditetapkan dalam DPT.

Senada dengan Sarmuji, Erna mengakui ada peningkatan jumlah DPT di Pilgub Kalsel, jika dibandingkan pada DPS yang lalu berjumlah 2.747.364 pemilih

Di samping itu, Erna menyoroti pemilih pemula yang sebelumnya tak terdaftar di DPT namun dapat menyalurkan hak suaranya pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kalau ada kebijakan lain, karena secara NIK (nomor induk kependudukan) sudah ada, itu sudah bisa didaftarkan dalam daftar pemilih. Hanya saja, secara fisik KTP belum memiliki,” ujarnya.

Ia mengaku bahwa Bawaslu Provinsi Kalsel sendiri menerima hasil pleno DPT Pilgub Kalsel ini. Namun, wanita dengan sapaan Erna itu menegaskan, pihaknya meminta KPU agar melakukan tracking pemilih yang sebelumnya tak masuk DPT.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dari jumlah DPT yang ditetapkan sebanyak 2.793.811 pemilih, didominasi dari Kota Banjarmasin sebanyak 448.157 pemilih.

Sedangkan Kabupaten Balangan mencatat DPT dengan jumlah paling sedikit, yaitu hanya 91.198 pemilih.

Jika ditengok dari gender, jumlah pemilih perempuan masih mendominasi DPT di Pilgub Kalsel, yaitu sebanyak 1.397.567 pemilih. Sedangkan pemilih laki-laki hanya berjumlah 1.396.244 pemilih.(SU)

 158 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: