PEMBAKAR Al Quran Sebut Semua Agama Harus Dimusnahkan

- Penulis

Senin, 7 Agustus 2023 - 20:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salwan Momika, pria asal Irak saat melancarkan aksi membakar Al Quran. (Foto: AP/Oscar Olsson)

Salwan Momika, pria asal Irak saat melancarkan aksi membakar Al Quran. (Foto: AP/Oscar Olsson)

SuarIndonesia — Perempuan keturunan Iran, Bayrami Marjan, menjadi sorotan usai melancarkan aksi pembakaran kitab suci Al Quran di Stockholm, Swedia, pada pekan lalu.

Marjan membakar Al Quran sebagai bentuk protesnya terhadap ajaran agama-agama yang ada. Menurut dia, seluruh agama harus dimusnahkan, demikian dilansir CNNIndonesia yang dikutip dari Anadolu Agensi, Senin (7/8/2023).

Insiden tersebut berlangsung di Pantai Angbybadet, di tepi Danau Malaren, demikian dikutip Middle East Monitor. Aksi Marjan juga terjadi di bawah pengawasan polisi Swedia.

Dalam aksinya, Marjan menggunakan topi merah bertuliskan Coca-cola, sepatu merah, dan setelan serba hitam. Ia terlihat mencoret-coret salinan kitab suci, merobek, kemudian membakarnya. Di sebelah kanan dia, tampak botol hitam dan kaki orang yang seperti mengenakan seragam.

Aksi ini menambah jumlah insiden pembakaran Al Quran yang kerap berlangsung di Swedia.

Pada akhir Juni lalu, warga negara Iran yang tinggal di Swedia Salwan Momika membakar Al Quran di depan Central Mosque, Stockholm. Ia merobek salinan kitab suci itu dan menutup dengan daging asap.

Kemudian pada Juli, Momika melancarkan kembali aksinya di depan Kedutaan Besar Irak di Swedia.

Irak sampai-sampai mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Swedia jika pembakaran Al Quran terus berlangsung.

Serangkaian insiden itu juga membuat Swedia menjadi sorotan global. Komunitas internasional mendesak agar Stockholm mengambil langkah tegas terhadap pelaku pembakaran Al Quran.

Belakangan, pemerintah Swedia mulai mempertimbangkan larangan pembakaran Al Quran.

Rencana pertimbangan itu tercermin usai Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menggelar pertemuan pada 30 Juli.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Kedua pemimpin itu mencari solusi melawan undang-undang kebebasan berbicara yang mengizinkan pembakaran kitab suci terjadi berulang kali.

“Kami berbagi analisis yang sama: situasi sekarang berbahaya dan langkah yang diperlukan untuk memperkuat ketahanan kita,” ujar Kristersson, seperti dikutip Financial Times.

Pembakar Quran lain muncul-Imigran Iran membakar kitab suci di pantai di pinggiran kota Stockholm, Swedia. (capture: Twitter @its_maria012)

Siapa Perempuan Iran yang Bakar Al Quran di Swedia-Ingin Agama Musnah?

Perempuan keturunan Iran, Bayrami Marjan, menjadi perbincangan usai membakar Al Quran di sekitar pantai Angbybdet, Stockholm, Swedia pada pekan lalu.

Marjan juga menyebut seluruh agama harus dimusnahkan, demikian dikutip Anadolu Agency.

Terlepas dari itu, siapa Bayrami Marjan?

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, Marjan menggunakan topi merah bertuliskan Coca-cola, sepatu merah, dan setelan serba hitam saat melancarkan aksinya.

Ia terlihat mencoret-coret salinan kitab suci, merobek, kemudian membakarnya. Di sebelah kanan dia, tampak botol hitam dan kaki orang yang seperti mengenakan seragam.

Sejauh ini tak banyak informasi soal Marjan. Beberapa media asing hanya mencantumkan bahwa perempuan itu berusia 47 tahun dan keturunan Iran.

Aksi Marjan menambah serangkaian pembakaran Al Quran yang terjadi di Swedia. (*/UT)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18