Pelatih Malaysia Ogah Pikirkan Rekor Buruk Masa Lalu

- Penulis

Rabu, 4 September 2019 - 21:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia memiliki catatan buruk saat bersua Timnas Indonesia di GBK. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Suarindonesia – Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, enggan memikirkan rekor buruk Harimau Malaya saat jumpa dengan Timnas Indonesia pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Dalam catatan 18 kali pertemuan kedua tim di GBK, Harimau Malaya baru meraih empat kemenangan. Empat kemenangan itu terjadi di Asian Games 1962 dengan skor 3-2, Jakarta Anniversary Tournament 1976 (2-1), SEA Games 1979 (1-0), dan terakhir Piala Tiger (sekarang Piala AFF) 2004 saat menang 2-1.

Sedangkan dalam 12 pertemuan lainnya, Malaysia harus bertekuk lutut dari skuat Garuda dan dua pertemuan lainnya berakhir imbang.

“Kalau tengok sejarah antara kedua tim, kami pernah menang. Tapi tidak mudah jika kami bertandang ke GBK karena di sini merupakan kandang yang selalu penuh dengan suporter Indonesia,” kata Cheng Hoe kepada awak media, Rabu (4/9).

Cheng Hoe tak mau memikirkan rekor buruk tersebut jelang pertemuan melawan Timnas Indonesia. Menurutnya catatan pertemuan itu tidak bisa dijadikan acuan karena skuat yang ada saat ini dan dulu berbeda.

Baca Juga :   KEPALA BGN Tingkatkan Status Keracunan MBG jadi Kejadian Fatal

“Jangan terlalu memandang rekor pertemuan atau sejarah karena sekarang pemain berbeda, pelatih beda. Terpenting kami harus melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil positif pada awal kualifikasi Piala Dunia,” ujarnya.

Cheng Hoe mengaku sudah menganalisis permainan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Simon McMenemy. Ia pun telah menyiapkan pasukan terbaik untuk datang menggempur pertahanan Skuat Garuda di GBK.

Tak sekadar berharap untuk hasil yang bagus, Cheng Hoe juga meminta para pemainnya untuk memberikan permainan yang menghibur dan menarik untuk ditonton.

“Kami tahu Timnas Indonesia punya striker yang bagus, dengan kualitas yang bagus. Kami tahu beberapa pemain mereka yang punya pengalaman bermain di Malaysia. Saya pikir pemain belakang kami sudah tahu cara menghentikan mereka,” tutupnya. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru