PELAJARI Mekanisme Bantuan Keuangan Pembangunan di Jatim, Ini Dilakukan DPRD Kalsel

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan studi komparasi ke DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) guna memperkuat fungsi pengawasan perencanaan dan penganggaran pembangunan tahun anggaran 2026.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat DPRD Jatim, Surabaya, Selasa (13/1/2026).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H. Achmad Maulana, menyatakan kunjungan ini fokus pada sinkronisasi kewenangan pembangunan antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota.

Masalah utama yang dihadapi Kalsel adalah banyaknya usulan masyarakat yang terbentur aturan kewenangan provinsi.

“Di Jawa Timur, persoalan tersebut diselesaikan melalui mekanisme bantuan keuangan. Pemerintah provinsi memberikan dukungan anggaran kepada kabupaten/kota atau desa tanpa harus melaksanakan proyek secara langsung. Ini menjadi referensi penting bagi kami agar tetap bekerja sesuai regulasi namun tetap menjawab kebutuhan warga,” ujar Maulana.

Selain mekanisme bantuan keuangan, studi ini juga menyoroti sinergisitas Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dengan program perangkat daerah agar lebih terarah dan mudah diawasi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Khusnul Arif, menjelaskan bahwa pihaknya mengedepankan efisiensi anggaran, di mana sekitar 70 persen dari total Rp 259 miliar dialokasikan untuk sektor infrastruktur seperti bina marga. Ia juga memaparkan regulasi teknis terkait proyek mangkrak.

Baca Juga :   Mengapa Gugatan Terhadap PLN Diajukan ke PTUN ?

“Jika pembangunan tidak selesai di tahun berjalan, pembayaran dilakukan pada tahun berikutnya sesuai aturan Peraturan Gubernur. Hal ini memastikan setiap proyek tetap dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Khusnul.

Melalui studi banding ini, Komisi III DPRD Kalsel berkomitmen mengadopsi sistem pengawasan yang lebih efektif guna memastikan pembangunan infrastruktur 2026 berjalan tepat sasaran dan sesuai peraturan perundang-undangan. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca