PDAM MULAI Normalkan Pelayanan dan Genjot Kinerja Karyawan

- Penulis

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – PDAM Bandarmasih yang sebelumnya sempat membatasi pelayanan kepada pelanggan, bahkan sempat memberlakukan Work From Home (bekerja dari rumah) untuk karyawan, dengan pandemi Covid-19.

Mulai Rabu (2/6/2021) kemarin PDAM Bandarmasih kembali menormalkan jam Kerja karyawan dan pelayanan untuk pelanggan dan akan bekerja lebih giat dan menutup kehilangan jam kerja yang selama ini hilang.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir H Yudha Achmady menjelaskan perubahan jam kerja dan waktu pelayanan saat pandemi serta mengiatkan kinerja untuk mengejar target yang akan dicapai 2021.

“Setelah kita dilanda pandemi Covid-19, jam masuk kerja karyawan lebih dibatasi. Hari Senin-Kamis pukul 07.30-14.30 WITA, sedangkan Jumat 07.00-10.30 WITA. Sementara untuk Pelayanan hari Senin-Kamis pukul 07.30-15.00 WITA, dan hari Jumat hanya pukul 07.30-10.00 WITA dan semua ini untuk mencapai kinerja yang direncanakan,”ungkap Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir H Yudha Achmady kepada awak media, Rabu.

“Namun, untuk sekarang dan di mulai hari ini, karyawan bisa datang pada jam normal. Yakni Senin-Kamis pukul 07.30-16.30 WITA, dan Jumat pukul 07.00-11.00 WITA. Kemudian untuk Pelayanan Senin-Kamis 07.30-15.30 WITA dan untuk hari Jumat 07.00-11.00 WITA, ujarnya dengan awak Media, Rabu (2/6/2021).

Jadijam kerja karyawan PDAM Bandarmasih dan jam pelayanan sudah dibuka secara normal, pihaknya tetap memberlakukan protokol kesehatan. Untuk pencegahan penyebaran Covid-19, seperti menjaga jarak, selalu memakai masker dan mencuci tangan.

Bahkan, ujar mantan Dirut Operasinal PDAM ini, pemberlakuan jam normal ini akan dievaluasi setelah satu bulan. “Kalau memang tidak ada masalah, akan kita lanjut, tetapi saya berharap ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

Ditanya terkait dampak selama pandemi ini. Yudha mengakui telah menggangu aktivitas pihaknya. Tidak hanya itu, pandemi juga berdampak pada penurunan masalah keuangan hingga 2-3 persen.

Faktornya karena terlambat dan tunggakan efektivitas pembayaran. Kemudian penurunan pendapatan juga dikarenakan banyaknya sektor niaga yang melakukan pengurangan pemakaian air leding dan bahkan ada yang hingga tutup.

Sektor niaga yang dimaksud perhotelan, rumah makan dan restoran. Sektor tersebut, diakui Yudha pengguna leding paling banyak. Ia menyebutkan salah satunya Hotel Mercure. Hotel yang satu gedung sengan Duta Mall ini biasanya keluar tagihan ledingnya hingga Rp200 juta. Pandemi ini hanya 100 jutaan saja.

“Mudahan dengan penerapan penormalan jam kerja ini bisa meningkatkan pendapatan dan sektor niaga kembali membaik, tentunya itu beriringan dengan pemakaian leding,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14