Suarindonesia – Sebagai perusahaan milik daerah, PDAM Intan Banjar terus mengembangkan diri.
Berdasar laporan kinerja tahun 2019 PDAM Intan Banjar cukup berhasil.
Atas dasar itu, menurut Direktur Utama PDAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, menjelaskan tahun ini pihaknya memperluas investasi. Syaiful berharap, para penanam modal bisa menyuntik dana, termasuk Pemprov Kalsel.
Suntikan dana pemprov akan digunakan untuk membangun pipanisasi dari Jalan Gubernur Sarkawi menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin.
“Akan dibangun pipanisasi di Jalan Gubernur Sarkawi ke Bandara Internasional Syamsudin Noor dengan biaya Rp30 Miliar, nanti PUPR yang mengerjakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, Pemko Banjarbaru berkomitmen mendukung perencanaan kerja PDAM Intan Banjar.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan penanaman modal atau penyerahan modal kepada PDAM Intan Banjar sampai tahun 2021 dengan total sebesar Rp35 Miliar.
“Kami juga sedang mempertimbangkan penyerahan aset lahan kami untuk lokasi booster pompa air di sekitar kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Secara teknis lokasi sudah cukup layak, tinggal teknis pekerjaannya,” pungkasnya.
Di lain pihak, Kepala Biro Sarana Prasarana Perekonomian Daerah Setdaprov Kalsel, Ina Yuliani, mengaku akan menyampaikan kepada pimpinan.
“Apakah nanti disetujui atau tidak saya belum tau, yang pasti saya sampaikan dulu. Tentu kan yang namanya anggaran harus ada persetujuan dewan juga,” kata Ina singkat.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















