PDAM GELAR Konsultasi Perubahan Bentuk Hukum dan Penerapan Tarif Batas Bawah Atas

- Penulis

Kamis, 16 Desember 2021 - 23:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – PDAM Bandarmasih Menggelar Acara Konsultasi Tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Dan Penerapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah PDAM bersama Kementerian Dalam Negeri di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Kamis (16/12/2021).

Acara yang diinisiasi oleh PDAM Bandarmasih ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan perwakilan dari Perusahaan Daerah Air Minum se Kalimantan Selatan.

Acara Konsultasi ini pun menghadirkan Ahli Kota Madya Riris Prasetyo serta Analisis Instansi Daerah Judika Hutabarat dari Kementerian Dalam Negeri sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir Yudha Achmady mengatakan acara ini diadakan melihat perusahaan-perusahaan air minum di Kalsel menghadapi permasalahan yang sama terkait perubahan status badan hukum, sebab dari 12 PDAM di Kalimantan Selatan baru dua yang sudah resmi beralih badan hukum menjadi perseroda yakni PT Air Minum Intan Banjar dan PT Air Minum Tabalong Bersinar.

“PP 54 itu kan sudah empat tahun keluarnya, jadi sebenarnya kenapa? Masalahnya di mana? Kenapa bisa lambat yang lainnya? Dengan konsultasi ini lah diharapkan kami bisa mendapatkan pencerahan,” jelasnya.

 

PDAM GELAR Konsultasi Perubahan Bentuk Hukum dan Penerapan Tarif Batas Bawah Atas (2)

 

Selain itu dengan adanya SK Gubernur Kalimantan Selatan nomor 188.44/0660/Kum/2021 tentang Penetapan Besaran Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Air Minum yang baru ditetapkan, Yudha menilai tentu masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang dimiliki terkait implementasinya.

Direktur Utama itu juga menyebutkan bahwa memang bermaksud hanya PDAM Bandarmasih saja yang berkonsultasi, tetapi melihat PDAM-PDAM yang lain juga menghadapi permasalahan yang sama akhirnya dilakukan koordinasi agar konsultasi ini juga bisa diikuti dengan PDAM Kalimantan Selatan yang lain.

“Kita koordinasi dengan pengurus daerah Perpamsi untuk bisa mengundang semua PDAM di Kalsel, jadi kita sama-sama dengarkan penjelasan yang dibutuhkan dari narsum tadi,” ucapnya.

Baca Juga :

PDAM Intan Banjar Optimis Mampu Penuhi Kebutuhan Banjarbaru dan Banjar

Riris Prasetyo, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri sangat mengapresiasi acara yang diadakan oleh PDAM Bandarmasih ini, sebab dapat bersama-sama membahas mengenai strategi agar bisa FCR (Full Cost Recovery). Melalui diskusi ini juga mereka memperjelas kembali informasi-informasi yang masih dibutuhkan.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

“Ternyata dari diskusi tadi masih ada informasi yang kurang, baik dari sisi kami atau notaris,” ujarnya.

Menurutnya Kalimantan Selatan telah selangkah lebih maju, semua sepakat berubah menjadi Perseroda. Terlihat adanya kemauan politik lokal, sementara di wilayah lain sebagian besar belum terlihat tanda-tanda.

Mengenai penetapan tarif batas atas dan tarif batas bawah memang maish banyak yang memiliki pertanyaan karena Permendagri no 21 tahun 2020 hal yang baru, ia menjelaskan bahwa Kemendagri telah melakukan pendampingan untuk tiap provinsi.

“Yang sudah ada SK Gubernur baru 15 dari 34 Provinsi ya, berarti masih ada 19 yang belum,” ucapnya.

Dikeluarkannya SK Gubernur mengenai penetapan tarif batas atas dan tarif batas bawah Asisten Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Banjarmasin Doyo Pudjaji menilai penyesuaian tarif memang cukup dibutuhkan oleh PDAM Bandarmasih.

Menurutnya, dengan masih menggunakan tarif yang ada, tahun ke tahun keuntungan akan terus menurun, penyesuaian tarif pun tidak bisa serta merta langsung dilakukan. Harus ada penyesuaian bertahap serta subsidi tarif dari pemko, dengan demikian masyarakat tidak langsung terbebani.

“Ini yang kami perjuangkan, penyesuaian tarif dan penyertaan modal melalui kebijakan-kebijakan, komitmen Pemko untuk mendukung eksistensi serta kesehatan PDAM Bandarmasih ke depannya,” ujarnya (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14