Suarindonesia – Para sopir taksi online Grab datangi Dit Reskrimum Polda Kalsel, Senin (14/1), termasuk Dwi Martiyugo, yang menjadi perampokan.
Mereka datang memberikan penghargaan ucapan kepada kepolisian setempat atas berhasil mengungkap serta menangkap pelakunya atas kasus itu.
“Kami datang sebagai ucapan terimakasih kepada Pak Polisi,’’ ujar para sopir itu di hadapan Direktur Reskrimum, Kombes Pol Sofyan Hidayat serta sejumlah anggota Unit Ranmor Jatanras.

Diketahui, Dwi Martiyugo warga Jalan Sungai Miai Dalam Banjarmasin ini menjadi korban perampokan dan mobil Daihatsu Ayla dibawa pelaku Nanang Arifin alias Arif.
Pelaku, warga Jalan Sejahtera Gang Berlian RT 5 Banjarmasin ini diringkus dan ditembak pada kakinya.
Selain itu, petugas juga mengamankan dua pelaku pendahnya.
Menurut korban, saat kejadian Sabtu lalu, pelaku minta diantarkan ke Martapura, karena ia sibuk dan pelaku minta diganti jadwal Minggu (30 Desember 2018) pagi, sekitar pukul 07.30 WITA.
Pelaku kemudian berangkat dan pelaku minta ubah arah yang awalnya ke Martapura minta ke Sungai Tabuk.
“Setelah masuk daerah Sungai Ladung terjadilah perampasan itu,’’ kata korban.
Pelaku mencekiknya dengan kunci pas dan korban melawan dengan menginjak rem secara mendadak.
Namun pelaku tetap beraksi, dan korban loloskan diri dari pintu samping mobilnya.
“Kita berharap dengan kejadian itu, para sopir untuk bisa lebih berhati-hati,
Dan bila ada masalah cepat melaporkan kepolisi. Begitu juga bila ada menemukan hal mencurigakan lainnya,’’ kata Kombes Pol Sofyan Hidayat. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















