PARA KORBAN Dievakuasi, Longsornya Tambang Emas “di Bumi Saijaan” Ini Kali Kedua

- Penulis

Selasa, 27 September 2022 - 20:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meski menuju lokasi longsor sangat sulit dijangkau, yang  hanya bisa menggunakan kendaraan roda jenis trail ditempuh 2-3 jam dari desa terdekat.

Tim tetap ke sasaran dan telah evakuasi para korban tambang emas yang longsor di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ada 15 pekerja tertimbun, yang diantaranya ada ditemukan meninggal dunia, Selasa (27/9/2022).

Informasi terakhir, dari 11 korban yang sudah dievakuasi enam meninggal dunia, dan lima luka-luka.

Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, Hendra sebutkan untuk korban luka dirawat di Puskesmas terdekat.

Tim gabungan dari BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI/Polri dan relawan yang lainnya masih terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya.

Kejadian longsor “di Bumi Saijaan” (sebutan Kotabaru)  pada Senin (26/9/2022) malam, ini akibat curah hujan tinggi.

Terdata korban meninggal dunia, Salman (30) warga Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Wahid (35) warga Pemangkih Kabupaten Banjar.

Padliannor (50), Inal (31) juga warga Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.

Untuk dua korban yang diperkirakan suami istri masih belum diketahui identitasnya.

Baca Juga :   121 HAKIM Direkomendasikan Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026

Sementara lima korban luka-luka Anang Suryadi (60) Sungkai dan Mardiah (50) Sulawesi,Isay (50) warga Pelaihari, Asul (40) Batu Kajang dan Hamidah (46) Sungkai.

Keterangan lain, kejadian “di Bumi Saijan” ini kali kedua dalam kurun waktu dua tahun, karena pernah peristiwa seperti itu di tahun 2020.

“Memang rawan lokasinya dan untuk menuju setelah dilalui naik sepeda motor trail, dibutuhkan lagi perjalanan sampai sasaran berjalan kaki hingga enam jam,” kata Kapolres Kotabaru AKBP HM Gafur Aditya Siregar SIK melalui Kapolsek Sungai Durian, Ipda Tri Wibawa.

Bahkan longsor tambang emas ini jadi  jadi sorotan dan berharap kedepan ada langkah nyata terhadap tambang emas ilegal serta dilakukan penataan. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T
TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33