Operasi Titi Kurangi Berat Badan Hingga 20 Kg

- Penulis

Sabtu, 12 Januari 2019 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. CNN Indonesia TV)

Suarindonesia — Penderita obesitas ekstrem, Titi Wati (37) mulai menjalani tindakan medis di RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya.

Setelah dengan susah payah dievakuasi oleh sekitar 20 petugas dari rumahnya untuk dibawa ke RSUD tersebut, tim dokter pun mulai melakukan observasi dan koordinasi untuk tindakan medis atas perempuan berbobot 350 kilogram tersebut.

Humas RSUD Doris Sylvanus, Theodorus Sapta Atmadja, menerangkan masa persiapan hingga tindakan medis untuk Titi akan memakan waktu lima sampai tujuh hari. Untuk itu, tim dokter juga melakukan pemeriksaan saraf, ginjal, hari, profil lemak dan lain-lain untuk memastikan kesehatan Titi.

“Nanti jangan berprasangka habis keluar dari rumah sakit berat badan akan langsung turun. Kita berharap tindakan operasi lambung ini akan menurunkan berat badan selama sebulan turun 15-20 kilogram. Operasi lambung, volume lambung akan berkurang 50 persen,” kata Theodorus di Palangka Raya, Jumat (11/1) seperti dikutip dari Antara.

Akibat obesitas ekstrem yang diderita, Titi tak lagi berjalan lebih dari enam tahun ini. Untuk dibawa ke rumah sakit dari rumah pribadinya pun, Titi harus dievakuasi tim.

Kondisi Titi yang tak mampu lagi berjalan membuat dia harus ditandu sebanyak 20 petugas dari Damkar dan Tagana secara estafet melewati dua jendela yang dijebol untuk jalur evakuasi. proses evakuasi untuk mengeluarkan Titi dari rumahnya menuju mobil itu memakan waktu hampir satu jam.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

Salah satu keluarga Titi, Yanto mengaku gembira pemerintah telah memberikan perhatian serius terhadap keluarganya yang mengalami obesitas itu.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu keluarga kami. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan beliau bisa beraktivitas normal kembali,” kata Yanto.

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyatakan pihaknya bakal membantu Titi yang menderita obesitas ekstrem tersebut.

“Kalau yang bersangkutan tidak memiliki BPJS Kesehatan, maka Pemkot segera mendaftarkannya sebagai peserta. Hal itu tidak lain untuk mempermudah yang bersangkutan untuk berobat,” katanya.

Wali kota termuda se-Kalimantan Tengah itu juga mengharapkan pada dermawan dan pengusaha ikut membantu Titi Wati mengatasi masalah kesehatannya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01