Ojol Dukung Larangan Penggunaan Kresek Plastik

- Penulis

Senin, 15 Juli 2019 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Mulai hari ini (15/07), gabungan Ojek Online (OJOL) se Kota Banjarmasin bersepakat tidak menggunakan kantong plastik dan minuman berbahan plastik, saat melayani penggunanya.

Sebagai gantinya, mereka menggunakan bakul purun dan botol air (tumbler). Komitmen para Ojol itu pun mendapat apresiasi langsung dari Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Bertempat di kawasan Maskot Pantung Bakatan Kota Banjarmasin, komitmen itu mereka sepakati.

Walikota H Ibnu Sina, mengatakan apa yang dilakukan Ojol kota berjuluk seribu sungai itu merupakan sebuah bentuk dukungan dari elemen masyarakat, terhadap Perwali Kota Banjarmasin Nomor 18 tahun 2016 tentang Larangan Penggunaan Kantong Plastik yang telah diberlakukan sejak tahun 2016 lalu.

Bahkan, hingga saat ini penerapan Perwali tersebut telah berjalan 3 tahun, terangnya, dan di tahun ketiga ini Pemko Banjarmasin kembali berkomitmen untuk mengurangi tumpukan sampah di TPA hingga 30 persen.

Dampak negatif dari adanya sampah plastik itu tidak hanya merusak kesehatan manusia, tetapi juga merusak ekosistimm alam.

Maka, tegasnya, di tahun 2025 nanti, Pemko Banjarmasin akan mengeluarkan peraturan lebih tegas tentang pelarangan penggunaan kantong plastik.

“Di tahun 2025 nanti segala cara akan dilakukan Pemko Banjarmasin untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Tdak ada alasan untuk tidak melakukan upaya mengurangi kantong plastik, baik dari langkah regulasi maupun langkah-langkah di lapangan,” ucapnya.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

Sejak diberlakukannya perwali tersebut, tumpukan sampah di TPS yang per harinya mencapai 600 ton, terjadi pengurangan sekira 15 persen, yang 3 persen di antaranya adalah sampah berbahan plastik.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan elemen masyarakat terhadap Perwali tersebut, pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini berharap, tumpukan sampah terutama sampah plastik bisa semakin berkurang.

“Mudah-mudahan dengan upaya yang kita lakukan ini semakin banyak yang dapat kita kurangi, sehingga dampak dari kantong plastik ini terhadap lingkungan, stunting dan generasi masa depan bisa di kurangi,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar mengatakan pihaknya akan terus mengampayekan penggunaan larangan kantong plastik termasuk bersama Ojol.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01