OIKN Siapkan Kampung Inggris

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 22:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pelayanan Dasar OIKN Suwito (paling kanan) bersama dua peserta pelatihan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Profesi Jurnalistik di Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Direktur Pelayanan Dasar OIKN Suwito (paling kanan) bersama dua peserta pelatihan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Profesi Jurnalistik di Provinsi Kalimantan Timur. (Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan Kampung Inggris sebagai upaya membiasakan warga bertutur bahasa Inggris untuk menyambut tamu maupun wisatawan mancanegara (wisman) melalui pembinaan intensif dengan menggandeng pihak yang memiliki kompetensi.

“Untuk persiapan pusat Kampung Inggris sudah ada lahan seluas 2 hektare di Desa Semoi Dua, Kecamatan Sepaku, kawasan IKN, namun untuk kawasan Kampung Inggris kami ingin bukan hanya di lahan 2 hektare itu saja, tetapi di seluruh desa,” ujar Direktur Pelayanan Dasar OIKN Suwito di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (29/4/2025).

Menurut dia, Kampung Inggris yang segera dibentuk ini untuk memudahkan pihaknya dalam melakukan pembinaan terhadap warga setempat dengan mengutamakan percakapan (conversation), sehingga penduduk setempat menjadi lancar ketika bertutur dalam bahasa Inggris.

“Kami juga akan mengajak tamu asing yang datang ke IKN untuk mengunjungi Kampung Inggris dan mengupayakan tamu tersebut bisa berinteraksi dengan penduduk setempat, sehingga warga lokal akan semakin lancar dalam bertutur bahasa Inggris,” katanya.

Sebelumnya, saat menjadi narasumber dalam pelatihan “Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Profesi Jurnalistik di Provinsi Kalimantan Timur” di Samarinda, Senin (28/4), ia juga mengatakan bahwa pemanfaatan lahan seluas 2 hektare itu sudah mendapat persetujuan dari Kepala Desa Semoi Dua.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, pembentukan Kampung Inggris ini merupakan bagian dari komitmen OIKN dalam menerapkan Trigatra Bangun Bahasa, yakni utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

“IKN mengusung visi kota dunia untuk semua, sehingga dalam proses pembangunannya menerapkan tiga konsep pendekatan, yakni kota hutan (forest city), kota spons (sponge city), dan kota cerdas (smart city),” tutur Suwito dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Terkait kota cerdas yang diimplementasikan penggunaan bahasa, lanjut Suwito, pihaknya tetap mengutamakan bahasa Indonesia dalam interaksi sehari-hari, termasuk dalam penamaan tempat maupun petunjuk.

Sedangkan dalam upaya melestarikan bahasa daerah, salah satu hal yang dilakukan adalah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dengan menggelar berbagai kegiatan maupun lomba pidato dengan bahasa daerah, terutama bahasa Suku Balik yang sejak lama tinggal di Sepaku.

“Sedangkan sebagai langkah menguasai bahasa asing, maka salah satu cara yang kami tempuh adalah membentuk Kampung Inggris, karena bagaimanapun IKN merupakan kota internasional yang akan banyak dikunjungi orang asing, termasuk wisman,” ucap Suwito. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla
2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
PENYEMPROTAN Eco-Enzyme Tekan Polusi Udara
AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:46

GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”

Selasa, 3 November 2026 - 21:39

PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR

Selasa, 3 November 2026 - 20:05

WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru