OIKN: Sarana Prasarana untuk ASN Kota Nusantara Siap Digunakan

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 20:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. (ANTARA/Nyaman Bagus P)

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. (ANTARA/Nyaman Bagus P)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan sarana prasarana bagi aparat sipil negara (ASN) Kota Nusantara, ibu kota Indonesia, berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, sudah siap digunakan.

“Kami pastikan sarana prasarana ASN Kota Nusantara siap digunakan pada tahun ini,” kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (7/1/2025).

“Hunian ASN Kota Nusantara serta fasilitas pendukung lainnya siap digunakan,” tambahnya.

OIKN menyiapkan mulai dari bangunan hunian, kantor, kompleks pertokoan, menyediakan kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih bagi ASN.

“Semua sudah siap bagi ASN untuk pindah ke Kota Nusantara,” ujarnya.

OIKN tinggal menunggu arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyangkut pemindahan ASN.

“Pembangunan sejumlah infrastruktur sektor eksekutif di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Kota Nusantara juga sudah selesai,” jelasnya.

Pencapaian penting yang menjadi acuan OIKN dalam pembangunan Kota Nusantara saat ini, ia menimpali lagi, infrastruktur sektor legislatif dan yudikatif, termasuk kantor, hunian pejabat dan fasilitas pendukung lainnya ditarget rampung pada 2028.

Perencanaan pembangunan dibarengi dengan peningkatan investasi menjadi pencapaian penting Kota Nusantara, guna mewujudkan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi baru yang modern, demikian Basuki Hadimuljono.

Atur langkah upaya penuhi kebutuhan pangan
Sementara itu, dilansir dari AntaraNews, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengatur langkah sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan Kota Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur, menghadapi pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke ibu kota Indonesia itu.

“Sejak dimulainya proyek pekerjaan Kota Nusantara kebutuhan pangan perlahan meningkat,” ujar Direktur Ketahanan Pangan OIKN Setia Lenggono di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (7/1/2025).

Baca Juga :   BPIH 2025 Rp89,4 Juta, Jemaah Bayar Rp55,4 Juta

“Kami atur langkah untuk penuhi kebutuhan pangan bagi pekerja konstruksi yang diperkirakan capai 26 ribu orang di tambah penduduk Kecamatan Sepaku,” tambahnya.

Menurut dia, Provinsi Kalimantan Timur juga masih dibantu pasokan pangan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan, baik produk pangan hortikultura maupun peternakan dan perikanan.

“Kami terus atur langkah berupaya kembangkan rantai pasokan untuk ketahanan pangan Kota Nusantara,” jelasnya pula.

Langkah yang dilakukan salah satunya menyiapkan sistem ketahanan pangan, ia menimpali lagi, melalui skema kerja sama dengan sejumlah distributor pangan yang ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Distributor pangan yang dirangkul tersebut, antara lain Badan Urusan Logistik (Bulog), IDFOOD maupun badan usaha milik OIKN.

OIKN terus melakukan koordinasi untuk kolaborasi dengan sejumlah pihak, terutama dengan distributor pangan utama di Provinsi Kalimantan Timur.

Membangun sistem ketahanan pangan tersebut juga untuk menghadapi pemindahan ASN ke Kota Nusantara, kata dia, dan perkembangan ibu kota Indonesia itu.

“Perkembangan Kota Nusantara pasti diiringi dengan bertambahnya penduduk,” ucapnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak
KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung
NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN
DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta
KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie
SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:56

SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:35

KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’

Berita Terbaru

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir (kedua dari kanan). (Foto: HO-Divisi Humas Polri)

Hukum

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:37

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kuntadi (ketiga kanan) dalam prosesi pelantikan di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). (Foto: HO-Kejaksaan Agung RI)

Hukum

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:29

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca