OIKN Percepat Bangun Kota Nusantara Melalui Perjanjian dengan Investor

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 23:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

City Hall Kantor OIKN Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai Maret 2025 sudah ditempati pejabat dan pegawai OIKN untuk bekerja. (Foto: ANTARA/HO-dokumen Humas OIKN)

City Hall Kantor OIKN Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mulai Maret 2025 sudah ditempati pejabat dan pegawai OIKN untuk bekerja. (Foto: ANTARA/HO-dokumen Humas OIKN)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan percepatan pembangunan infrastruktur Kota Nusantara, ibu kota Indonesia di sebagai wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, melalui perjanjian kerja sama dengan investor.

“Perjanjian kerja sama yang dilakukan dengan investor bukti komitmen percepatan pembangunan infrastruktur serta fasilitas pendukung di ibu kota baru Indonesia,” ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (20/3/2025).

“Langkah itu bagian dari visi besar untuk jadikan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan kota modern yang berkelanjutan,” tambahnya.

Strategi tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, lanjut dia, yang menekankan keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur, khususnya ibu kota Indonesia.

Pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur diatur dalam Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Nomor 6 Tahun 2022.

Tercatat melalui delapan kali peletakan batu pertama tanda dimulai pembangunan gedung baru di Kota Nusantara sepanjang 2023-2024, investasi yang masuk ibu kota Indonesia itu lebih kurang Rp58,4 triliun.

Proyek investasi yang sudah dapat dirasakan di Kota Nusantara, antara lain Hotel Swissotel Nusantara, Rumah Sakit Mayapada dan Rumah Sakit Hermina yang telah beroperasi sejak 2024.

Baca Juga :   VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

“Pembangunan yang sudah operasional itu hasil karya investor pelopor, diharapkan makin banyak investor tanda tangani perjanjian kerja sama ikut bangun Ibu Kota Nusantara,” kata Agung, dilansir dari AntaraKaltim.

Saat ini, lima investor telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur di ibu kota baru Indonesia dengan nilai lebih kurang Rp2,42 triliun.

Investasi yang masuk tersebut, antara lain PT Citadel Group Indonesia, PT Berkat Kalimantan Abadi, PT Perintis Pondasi Teknotama, PT Perintis Power Investment, serta PT Sentra Unggul Nusantara.

“Agar kinerja lebih optimal melakukan percepatan pembangunan Kota Nusantara diberbagai sektor, OIKN telah menempati City Hall Kantor OIKN di kawasan pusat Kota Nusantara,” kata Agung Wicaksono menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN
3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun
KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’
KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Senin, 28 September 2026 - 21:06

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Berita Terbaru

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca