NEKAD, Ibu dan Anak Simpan Sekilo Sabu di Bra untuk Pasokan di Kalsel

- Penulis

Senin, 11 Februari 2019 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – NEKAD –Ibu dan anak asal Provinsi Aceh Nangroe Darussalam (NAD) simpan satu kilogram lebih sabu dalam Bra.

Mereka melakoni untuk pasokan di Kalimantan Selatan (Kalsel). Akhirnya, Zikriati (49 ) dan si anak Riska (20) ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel di Bandara Udara Syamsudin Noor.

“Kedua tersangka hendak mengirimkan kiriman paket narkotika jenis sabu dan ditangkap anggota kita, Minggu (19/1) silam sekitar pukul 21.30 WITA,’’ kata Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Polisi Nixon Manurung didampingi Kabid Pemberantasan Narkoba, AKBP Edy S, kepada awak media, Senin (11/2).

Disebut, Zikriati tercatat warga Desa Dayah Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh bersama anaknya, Riska, warga Dusun Syik Paya, Kabupaten Biruen Aceh, saat ditangkap petugas BNN Provinsi Kalsel, ditemukan 10 paket sabu disembunyikan dalam bra.

“Terungkapnya aksi nekad keduanyaada informasi dari masyarakat menyebut pembawa paket sabu dari Jakarta menuju Banjarmasin,’’  kata Brigjen Polisi Nixon Manurung.

Pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Benar, saat berada di Bandara Syamsudin Noor.

“Dari identitas dan ciri-ciri pengantar sabu asal jaringan Aceh ini dan langsung digeledah,’’ ujarnya saat konferensi pers pemusnahan barang bukti tindak kejahatan narkoba itu.

Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

Penggeledahan lanjutnya ketika berada di pintu kedatangan dan BNN Provinsi Kalsel melibatkan Polisi Wanita (polwan).

Ada 10 paket sabu disembunyikan di balik bra atau pakaian dalam perempuan.

“Keduanya membawa paket sabu. Si ibu menyembunyikan dalam bra sebanyak 8 paket. S

edangkan, anaknya membawa dua paket sabu, lagi-lagi disembunyikan dalam bra,’’ jelasnya lagi.

Menurut Manurung, dari pengakuan kedua beranak ini, ternyata sudah dua kali membawa orderan sabu ke Banjarmasin.

“Pada waktu itu, mereka membawa sabu satu kilogram sabu diupah Rp25 jutaSabu itu dikirim untuk seseorang beralamat di Banjarbaru,’’ ujarnya seraya menambahkan kasusnya masih terus dikembangkan. (ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:42

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Selasa, 3 November 2026 - 01:16

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus

Selasa, 3 November 2026 - 01:11

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:37

RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46