NASIB Penambang Pasir Ilegal, Dibui 6 Bulam Penjara

- Penulis

Jumat, 24 Mei 2024 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Nasib tak mengekan dialami terdakwa Juhri, dalam perkara penambangan pasir ilegal di aliran Sungai Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala (Batola) dibui 6 bulan perjara.

Ini dari vonis dijatukan majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin saat sidang lanjutan, pada Rabu (22/5/2024).

Selain vonis 6 bulan penjara, terdakwa juga dibebani denda sebesar Rp 5 juta atau diganti kurungan selama 1 bulan penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim berpendapat perbuatan terdakwa melanggar Pasal 158 Undang-undang RI Nomor 03 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) Ernawati dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel) menuntut terdakwa dengan hukuman 8 bulan penjara.

Untuk diketahui, bahwa terdakwa Juhri pada Jumat 12 Januari 2024 sekitar pukul 08.00 Wita, melakukan penambangan pasir tanpa izin di perairan Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala.

Baca Juga :   KOMBES CUNCUN MInta Maaf-Pamit, Riza Nahkodai Polresta Banjarmasin

Dalam kegiatan penambangan tanpa izin ini, terdakwa menggunakan satu buah kapal motor dan dilengkapi dengan peralatan berupa satu unit mesin Mitsubishi, satu buah kato penyedot air, dan satu buah selang spiral.

Terdakwa melakukan penambangan pasir tersebut dengan cara menyedot air sungai dengan menggunakan mesin kemudian masuk ke bak penampungan pasir yang terletak di dalam kapal motor.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap terdakwa, terdapat 150 M3 pasir hasil penambangan tanpa izin oleh terdakwa di dalam bak penampungan kapal motor.(*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR
WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05