NAIK LAGI Kasus Covid-19 di Kalsel, Terbanyak dari Banjarmasin

- Penulis

Minggu, 30 Januari 2022 - 20:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia– Kasus Covid-19 di Kalsel kembali naik. Per Minggu (30/1/2022) tambahan kasus baru tercatat sebanyak 50 orang.

Penambahan kasus baru paling banyak dari Banjarmasin 39 orang.
Keseluruhan hingga kemarin kasus Covid-19 di Kalsel berjumlah 70.137 terdiri dari 67.582 sembuh, 163 dirawat, dan 2.392 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, HM. Muslim, mengakui selama dua pekan terakhir terjadi penambahan kasus baru yang signifikan.

Terutama dari daerah algomerasi seperti Banjarmasin, Barito Kuala, Banjarbaru, dan Banjar.

Muslim mengatakan pihaknya belum mendapat laporan varian omicron dari Kemenkes atas sampel kasus positif yang dikirim pekan lalu.

Dia mengatakan, belasan sampel dari kasus positif yang dicurigai tertular varian Omicorn sudah dikirim, namjn sampai kemarin hasil tersebut belum diterima pihaknya.

“Semoga saja tak ada masuk ke Kalsel. Memang dalam sepekan terakhir penambahan kasus begitu cepat,” tutur Muslim.

Baca Juga :   BAWASLU Banjarmasin-Media Kawal Pengawasan Pilkada 2024

Dia mewanti-wanti, mulai tingginya kembali kasus Covid-19 lantaran menurunnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan.

“Khususnya soal masker dan kerumunan yang sering terjadi,” sebut Muslim.

Tak berharap lonjakan kasus tinggi seperti lalu yang berdampak terhadap ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, pihaknya sudah meminta kepada seluruh rumah sakit agar bersiap.

Tak hanya soal tempat tidur juga obat-obatan dan oksigen.“Saat ini dari total jumlah orang yang terpapat Covid-19, sebanyak 20 persennya sedang dilakukan perawatan di rumah sakit,” papar Muslim.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
BAHAS Anggaran Kebun Raya Banua, Begini Penekanan DPRD Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:03

KEMENHAJ: 245 Kloter Gelombang I Sudah Diberangkatkan ke Tanah Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18


Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi. (Foto: Antara/IC Senjaya)

Bisnis

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Jun 2026 - 19:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca