MURID SDN 2 Guntung Paikat Banjarbaru Diajak ke Kampung Purun Pengenalan Kerajinan Tangan

- Penulis

Selasa, 20 Desember 2022 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengenalan kerajinan tangan kepada murid SD menjadi barang yang berguna setidaknya menambah bekal pengetahuan serta mendidik agar bisa bernilai keindahan dan fungsi pakai yang  bernilai ketrampilan.

Ini dilakukan pihak SDN (Sekolah Dasar Negeri) 2 Guntung Paikat Banjarbaru, yang mengajak sejumlah muridnya berkujung ke Kampung Purun dan melihat langsung bagaimana kreasi atau cara membuat dari bahan daun purun yang banyak terdapat menjadi aneka yang berguna, Selasa (20/12/2022)

Pada kurikulum sekolah dinyatakan bahwa fungsi pendidikan seni adalah mengembangkan sikap dan kemampuan anak agar berkreasi dan menghargai seni daerahnya sendiri secara khusus.

Pendidikan seni sebagai media bermain dimaksudkan sebagai wahana penyeimbang kegiatan belajar lain yang lebih memerlukan kemampuan berpikir kritis kepada situasi yang rileks.

“Asik dan rame bersama teman-teman melihat ini  dan menjadi tahu kalau daun yang tumbuh liar bisa menjadi tas,” ucap salah satu murid, Naura Azzahra Rinaldy.

Pada kegiatan itu, ada 22 murid Kelas VI diajak guru pendamping, Astuti Yuliana, Sriana dan Arbainah ke Kampung Purun di Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru.

Baca Juga :   CEGAT MOBIL Agya, Ini Awal Hingga Mantan Kanit Resnarkoba Polres Barsel Diganjar 6 Tahun Penjara

“Tujuan kegiatan yang kami lakukan untuk agar murid mengetahui tanaman purun .proses pembuatan dan belajar cara menganyam.

Hampir seluruh ibu- ibu di daerah ini berprofesi sebagai perajin Purun, tanaman liar yang tumbuh di lahan rawa.

Purun dianyam untuk diolah berbagai kerajinan tangan, mulai dari bakul, sejenis tas yang biasa digunakan sehari-hari untuk pergi ke pasar,” tambah guru pendamping, Astuti Yuliana.

Diketahui, sejumlah rumah warga di Kampung Purun ini dijadikan galeri untuk memamerkan hasil karya dari masyarakat setempat.

Kawasan ini disebut kampung purun karena banyak tanaman purun yang hidup secara alami di rawa-rawa belakang rumah warga setempat. (ZI)

 

 

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca