Mulai Dibuka Pendaftaran PPPK untuk Pemprov Kalsel

Mulai Dibuka Pendaftaran  PPPK untuk Pemprov Kalsel

Suarindonesia –   Pendaftaran bisa diakses melalui laman sscn.bkn.go.id sampai dengan Sabtu (16/2) mendatang.

Inilah tahap pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dibuka sejak Minggu (10/2).

Penerimaan PPPK/P3K ini khusus untuk eks tenaga honorer K2 (THK2) yang terdiri dari guru, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian, serta dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru.

Pemprov Kalsel diberi jatah penambahan PPPK sebanyak 60 formasi.

Formasi tersebut untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.

“Untuk formasi detailnya masih menunggu keputusan Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),’’ jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel,  Perkasa Alam, Senin (11/2).

Perkasa menyebut, penetapan jumlah formasi merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Pemerintah daerah, ujarnya hanya dibebankan untuk pembiayaan.

“Pendanaan proses seleksi dan pengajian PPPK tanggung jawab pemda masing-masing,’’ bebernya.

Dijelaskan Perkasa sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49, beberapa kriteria PPPK di antaranya adalah tenaga honorer, usia pelamar paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum usia pensiun jabatan.

PPPK diperuntukkan mengisi jabatan pimpinan tinggi dan jabatan fungsional  tertentu.

“Sesuai surat edaran Menpan RB tersebut di atas untuk tahun 2019 ini diawali pengadaan PPPK tahap 1 dengan prioritas untuk jabatan guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian,’’ urainya.

Masih menurut perkasa, seleksi PPPK dilaksanakan menggunakan sistem CAT UNBK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menggunakan fasilitas sekolah SMA atau SMK yang berpengalaman melaksanakan CAT UNBK.

“Seleksi pengadaan terdiri atas seleksi administrasi, seleksi kompetensi, (manajerial teknis, dan sosio kuktural), wawancara.

Passing grade akan ditetapkan Kemenpan RB,’’ kata Perkasa Al;am. (RW)

 442 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: