Suarindonesia – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarmasin mengajak, seluruh lapisan masyarakat kota berjuluk seribu sungai untuk selalu menjaga ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia), dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa setanah air).
Ajakan tersebut disampaikan Ketua MUI Kota Bajarmasin Murjani Sani saat menyampaikan arahannya dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Senin (15/07/2019).
Dikatakannya, saat ini MUI Kota Banjarmasin telah menyusun jadwal kegiatan untuk ikut menyukseskan Pilkada nanti di antaranya, tanggal 5 September 2019 akan dilaksanakan dialog kebangsaan tentang penggunaan idion agama untuk kepentingan politik, kemudian dialog informatif tentang aliran sempalan yang menyimpang dari agama resmi yang diakui di Indonesia.

“Tegasnya, kita perkuat ukhuwah Islamiyah menuju keamanan, kedamaian dan kesejukan warga kota, bangsa dan negara,” ujarnya.
Kegiatan bertemakan Memperkuat Ukhuwah Islamiya Mengatasi Dampak Pemilu 2019 itu, dihadiri 106 peserta terdiri dari ketua dan anggota MUI Kota Banjarmasin, pengurus harian, ketua, sekretaris, anggota Komisi MUI Kota Banjarmasin, MUI kecamatan se Kota Banjarmasin, Kapolresta Banjarmasin dan Ormas Islam se Kota Banjarmasin itu bertujuan, meningkatkan kualitas pelaksanaan program kegiatan MUI Kota Banjarmasin.

Kemudian juga meningkatkan kerjasama dengan Pemko Banjarmasin, instansi terkait dan ormas Islam tingkat Kota Banjarmasin, mengevaluasi program dan kegiatan tahun 2018, menyusun program unggulan tahun 2020, memantapkan konsultasi, komunikasi, koordinasi dan konsolidasi untuk penguatan organisasi, dan memberikan sumbangan pemikiran dan mengamati, memformulasi, serta mengatasi masalah sosial keagamaan dan kemasyarakat di Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah dalam sambutannya mengatakan, Rakerda MUI Kota Banjarmasin tahun 2019 ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan peran pengurus MUI di tengah-tengah masyarakat maupun dalam kegiatan sosial keagamaan, sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsi yang berkesesuaian dengan harapan bangsa.
Untuk itu, ia berharap, MUI Kota Banjarmasin bisa berupaya semaksimal mungkin menggerakan kepemimpinan dan kelembagaan yang dinamis dan efektif, sehingga mampu melaksanakan fungsi sebagai pelayan umat, perantara dan penengah umat. “Saya berharap juga agar seluruh jajaran MUI Kota Banjarmasin dapat mendukung terlaksananya visi Kota Banjarmasin Baiman,” katanya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















