MOMENTUM IDULFITRI, Gubernur Kalsel : Perkuat Ibadah dan Perbedaan tidak Perlu Diperdebatkan

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Momentum Idulfitri, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin menyatakan perkuat ibadah dan sikapi perbedaan dengan bijak.

“Perbedaan itu biasa, ada yang melihat hilal, ada yang menggunakan metode lain. Yang penting masyarakat meyakini apa yang menjadi pedomannya,” ucapnya usai melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Sabtu (21/3/2026).

Gubernur menyampaikan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kalsel berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat.

Didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Kalsel Muhammad Syarifuddin, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel Muhammad Tambrin, lebih lanjut Muhidin mengungkapkan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini dihadiri jemaah dalam jumlah besar hingga hampir memenuhi seluruh area masjid.

“Ini luar biasa, masyarakat yang hadir sangat banyak, hampir seluruh tempat penuh. Bahkan pelaksanaan sebelumnya juga sudah dipadati jamaah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan salat yang dipimpin imam dengan kualitas bacaan yang sangat baik, sehingga menambah kekhusyukan ibadah. Menurutnya, hal tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.“Dengan imam yang luar biasa, ini mengingatkan kita bahwa kita masih memiliki kekurangan dan dosa. Mudah-mudahan setelah menjalani ibadah puasa, kita bisa terus meningkatkan ibadah dan mengakhiri hidup dalam keadaan baik,” katanya.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Terkait adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri di tengah masyarakat, Muhidin menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah dan kerap terjadi, baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia.

“Perbedaan itu biasa, ada yang melihat hilal, ada yang menggunakan metode lain. Yang penting masyarakat meyakini apa yang menjadi pedomannya, baik itu dari ormas, pemerintah, maupun keyakinan masing-masing,” jelasnya.

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu mempermasalahkan perbedaan tersebut selama masing-masing menjalankan ibadah sesuai keyakinan dan tetap menjaga kerukunan.

“Siapapun, yang penting meyakini. Kalau sudah meyakini bahwa sudah masuk Idulfitri, maka silakan dirayakan. Tidak perlu diperdebatkan,” ucapnya. (ZI/MC)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum
MERUSAK JARINGAN Air Asin, PDAM Batola Masih Suplai dan PAM Bandarmasih Besok Hentikan
DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair
6,7 HA Karhutla Gambut Dipadamkan Lewat Metode Suntik

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:52

DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin

Senin, 28 September 2026 - 18:29

BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual

Senin, 28 September 2026 - 18:19

WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 18:14

SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar

Senin, 28 September 2026 - 17:47

API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Minggu, 27 September 2026 - 21:35

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 September 2026 - 20:58

6,7 HA Karhutla Gambut Dipadamkan Lewat Metode Suntik

Minggu, 27 September 2026 - 20:49

WASPADA! ISPA Banjarmasin Alami Peningkatan

Berita Terbaru

perempuan berinisial DND (45) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Jalan Banjar Indah I Gang Anggrek Banjarmasin Selatan, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. (SuarIndonesia/DO)

Headline

SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar

Senin, 28 Sep 2026 - 18:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca