MOMEN Penangkapan Tokoh Adat Kinipan Lamandau Kalteng Effendi Buhing

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video tokoh komunitas adat Laman Kinipan ditangkap.(Foto/Istimewa)

SuarIndonesia – Tokoh Komunitas Adat Kinipan di Kalimantan Tengah (Kalteng), Effendi Buhing ditangkap polisi terkait kasus dugaan pencurian. Begini momen Effendi Buhing ditangkap.

Diliris dari detikcom, video penangkapan Effendi Buhing ini viral di media sosial. Dilihat detikcom di akun Twitter @walhinasional, Kamis (27/8/2020, dalam video singkat itu, rumah Effendi Buhing didatangi sejumlah pria. Ada yang memakai memakai rompi hitam.

Effendi Buhing dipegang dari sisi kanan, kiri dan belakang. Terdengar teriakan histeris dan tangis dari suara perempuan.

Effendi lalu dibawa keluar rumah dan menuruni tangga. Effendi terus dibawa berjalan.

“Bukan penjahat, Pak,” terdengar suara pria.

Dia lalu dibawa ke mobil di jalan, tampak sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap. Mobil lalu bersiap melaju, tangis wanita terus terdengar.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif WALHI Kalimantan Tengah, Dimas N Hartono, menyebut Effendi Buhing sebagai pejuang adat. Effendi Buhing ditangkap pada Rabu (26/8/2020) siang.

“Effendi Buhing, Ketua Komunitas Adat Laman Kinipan menjadi korban kriminalisasi. Ia dijemput paksa polisi di rumahnya di Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau,” kata Dimas dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).

Berdasarkan video yang dikirimkan warga, lanjut Dimas, terlihat Effendi Buhing sempat menolak dibawa oleh polisi. Penolakan itu disebut karena penangkapan yang hendak dilakukan kepadanya tidak jelas perkaranya.

Selain itu, katanya, penangkapan Effendi Buhing juga tanpa didahului surat pemanggilan sebagai saksi. Video tersebut juga memperlihatkan Effendi Buhing sempat menolak penangkapan karena tidak jelas berkaitan dengan kasus apa.

Baca Juga :   OMBUDSMAN Anugerahi Pemprov Kalsel 10 Terbaik Kepatuhan Pelayanan Publik se-Indonesia

Namun demikian, polisi disebut memaksa menangkapnya. Effendi Buhing juga diseret dari dalam rumah menuju mobil berwarna hitam yang sudah disiapkan oleh Polisi. Di dekat mobil tersebut, juga terlihat Polisi berseragam hitam dan bersenjata api laras panjang sedang berjaga.

“Penangkapan yang dilakukan terhadap Effendi Buhing tersebut patut diduga terkait gencarnya penolakan yang dilakukan masyarakat adat Laman Kinipan terhadap upaya perluasan kebun sawit PT Sawit Mandiri Lestari (SML) yang membabat hutan adat milik masyarakat Kinipan,” ujarnya.

Video penangkapan Effendi Buhing ini viral di media sosial. Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengatakan Effendi Buhing masih diperiksa.

“Saat ini pemeriksaan awal masih dilakukan kepada saudara Effendi Buhing, walau sampai saat ini yang bersangkutan tidak kooperatif kepada penyidik,” kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).

Dedi mengatakan penanganan masalah ini sesuai prosedur. Dedi menegaskan polisi profesional.

“Tidak benar kalau kepolisian tidak sesuai prosedur, kami profesional dan tetap memberikan hak jawab kepada semua karena pada prinsipnya semua sama di depan hukum. Mohon bijaksana dalam menerima postingan di media sosial tentang perkara yang sedang diproses,” ujarnya.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Rabu, 22 April 2026 - 17:44

DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile

Selasa, 21 April 2026 - 21:37

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 April 2026 - 15:17

HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 23:12

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Berita Terbaru

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca