SuarIndonesia – Baru dua bulan tahun 2023 berjalan pendapatan dari retribusi Tahura Sultan Adam sudah mencapai Rp 1,1 miliar.
Oleh karenanya, Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, optimis mampu memenuhi target pendapatan Rp5 miliar setahun.
“Kami optimis tahun ini pendapatan mencapai Rp5 miliar,” kata Kepala Dinas Dishut Kalsel, Hj. Fathimatuzzahra, sangat optimis mampu memenuhi target.
Menurutnya wanita yang akrab disapa, Aya, ini menyebut pendapatan Rp1,1 miliar tersebut baru dari retribusi tiket masuk Tahura Mandiangin atau Bukit Batu.

Disebutnya, pengelolaan tahura masih punya potensi lain menambah pemasukan, yaitu dari wahana berkuda dan paralayang serta gantole.
Jika pendapatan dari wahana berkuda dan paralayang dihitung, maka jumlah pemasukan semakin tinggi.
“Pendapatan dari paralayang belum terhitung karena kerjasama pihak ketiga. Perhitungannya nunggu dari pihak ketiga.
Begitu juga berkuda, sistemnya sama kerjasama pihak ketiga, perhitungannya nunggu mereka,” ucap Aya, seraya menambahkan penyewa paralayang cukup banyak.
“Insyaallah target Rp5 miliar bisa tercapai. Untuk pemasukan antara Bukit Batu dan Mandiangin seimbang,” tambahnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















