Menyiapkan Sniper untuk Melumpuhkan Bekantan

- Penulis

Selasa, 12 Februari 2019 - 01:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia –  Pihak  Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel akan tangani terhadap bekantan yang berkeliaran memasuki permukiman.

Dishut akan menembak bekantan-bekantan tersebut, meskipun bukan tembakan mematikan namun hanya berisi obat bius.

Hal ini disampaikan Kepala Dishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq. belum lama tadi.

Menurur Hanif, pihaknya akan menyiapkan sniper atau penembak jitu untuk melumpuhkan bekantan yang tidak berada di habitat alaminya.

Saat ini diketahui ada 20 ekor bekantan di sekitaran kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Kuala, dan 15 ekor di kawasan Sungai Taib Kotabaru.

“Sniper yang kami siapkan bukan menggunakan peluru tajam, tetapi obat bius.

Kemudian bekantan tersebut bisa dialihkan ke habitat yang lebih layak,’’ katanya.

Disebutkan Hanif, perburuan tersebut akan segera dilakukan dan kemudian akan digabungkan dengan bekantan yang dipulangkan dari Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama sebagai warga Banua untuk melindungi dan melakukan konservasi terhadap satwa endemik Kalsel yang juga maskot kebanggaan warga Banua,’’ ujarnya.

Dijelaskan, bekantan di KBS berusia 9 sampai 10 tahun.

Bekantan yang akan dipulangkan tersebut tidak langsung dilepas ke alam, namun terlebih dahulu dihabituasi di Tahura Sultan Adam Mandiangin.

“Setelah dihabiutasi baru dilepas ke  Pulau Bekantan yang masih berada di Kawasan Tahura SA.

Habituasi bertujuan untuk memulihkan kondisi bekantan setelah ditranslokasi, juga agar bekantan-bekantan tersebut merasa terikat dengan rumah barunya,’’  tambah Hanif.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Dijelaskan Hanif, Tahura mempunyai Pulau Rusa di Kawasan Waduk Riam Kanan dengan luasan 24 hektare.

“Setelah kita lcek oleh ahli bekantan prof Arif, di lokasi pulau rusa mampu ditempati 100 ekor bekantan.

Kami sudah siapkan sarananya dan sudah memadai tinggal proses pelimpahan bekantan,’’ urainya.

Menurut Hanif, dalam waktu dekat akan menyurati Walikota Surabaya melalui Bidang Perekonomian Pemkot Surabaya dengan tembusan Dishut Kalsel untuk meminta arahan dan persetujuan translokasi.

“Berdasarkan arahan dan persetujuan Walikota, maka pihak KBS akan mempersiapkan kepulangan bekantan tersebut dalam rangka translokasi,’’  bebernya.

Diketahui KBS sudah over populasi untuk bekantan, dan sebanyak 20 ekor bekantan direncanakan untuk dipulangkan ke Banua.

Sebelum memulangkan maskot Kalsel itu,  Dishut Kalsel terlebih dahulu berkoordinasi dengan Balai Besar KSDA Jawa Timur dan pihak KBS.

Dijelaskan, di Kebun Binatang Surabaya arealnya hanya satu hektare dengan habitat 53 ekor.

“Jadi sangat tidak ideal bagi bekantan, karena itu akan dipulangkan 20 ekor.  Sisanya akan kami minta pulangkan lagi,’’ kata Hanif. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca