MENAG: Jaga Harmonisasi Beragama

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 20:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan alih status Institut Agama Islam Negeri (UIN) Palangka Raya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) di Palangka Raya, Jumat (7/11/2025). (ANTARA/Rendhik Andika)

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meresmikan alih status Institut Agama Islam Negeri (UIN) Palangka Raya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) di Palangka Raya, Jumat (7/11/2025). (ANTARA/Rendhik Andika)

SuarIndonesia — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyerukan masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk menjaga semangat harmonisasi beragama yang selama ini terjaga dengan baik.

“Harmonisasi beragama ini termasuk dalam menjaga kelestarian alam yang merupakan bagian penting dari ajaran semua agama,” kata Menag Nasaruddin Umar di Palangka Raya, Jumat (7/11/2025).

Pernyataan itu diungkapkan Menag saat meresmikan alih status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Menag Nasaruddin menegaskan nilai-nilai keagamaan memiliki peran besar dalam membangun kesadaran ekologis.

“Ekoteogis ini artinya kita hidup dengan ramah dengan lingkungan yang sesuai dengan Falsafah Dayak yang disebut Batang Garing atau Pohon Kehidupan,” katanya.

Dia mengatakan pesan menjaga alam sejalan dengan semangat ekoteologi dan Batang Garing ini terus didorong di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) khususnya.

“Apalagi setiap agama mengajarkan umatnya untuk tidak merusak ciptaan Tuhan. Menjaga lingkungan berarti menjaga keberlangsungan hidup yang diberkahi,” ujar Menag Nasaruddin Umar, dilansir dari AntaraNews.

Menag menjelaskan konsep ekoteologi memandang hubungan manusia dan alam sebagai satu kesatuan moral dan spiritual.

“Kerusakan lingkungan bukan sekadar masalah teknis, tapi cermin dari ketidakseimbangan batin manusia. Ketika kita menebang pohon tanpa tanggung jawab, mencemari air, atau membuang sampah sembarangan, itu berarti kita mengabaikan nilai-nilai agama,” ucap Menag.

Baca Juga :   TERPIDANA KIF Operator Gembong Narkotika Fredy Pratama Divonis 'NIHIL' Begini Pertimbagan Hakim PN Banjarmasin

Menurut dia, Indonesia memiliki modal besar dalam gerakan cinta lingkungan karena masyarakatnya hidup dalam keberagaman agama dan budaya yang menempatkan alam sebagai bagian dari kehidupan.

“Saya melihat nilai-nilai budaya Dayak sangat harmonis dengan ajaran ekoteologi. Masyarakat Dayak hidup menyatu dengan alam, menghormati hutan, dan menjaganya dengan kearifan lokal. Ini pelajaran spiritual yang sangat berharga,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Ia juga mengingatkan pentingnya merawat nilai-nilai lokal di Kalteng.

“Kalteng ini dikenal sebagai Bumi Tambun Bungai, yang juga sering disebut Bumi Pancasila dan Bumi Ber-AKHLAK. Julukan itu mencerminkan betapa kuatnya harmoni antara agama, adat, dan budaya di sini. Nilai-nilai itu harus terus kita rawat bersama,” ucap Menag.

Ia menambahkan ASN Kemenag memiliki peran strategis untuk menanamkan semangat harmoni dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.

“Kalau semua tokoh agama dan ASN Kemenag mengajarkan umatnya untuk menanam, menjaga air, dan tidak serakah terhadap alam, maka itu sudah menjadi bentuk nyata ibadah sosial,” kata Menag Nasaruddin Umar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGGELEDAHAN Selain Kantor PT MCM di Kalsel Tim Kejaksaan Sasar KSOP Banjarmasin, Terkait Korupsi Tambang Samin Tan
52 ASN Kalteng Disanksi, tak Hadir tanpa Keterangan
234 PELAJAR SMPN 1 Muara Teweh Siap Ikuti TKA Berbasis Chromebook
TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus
PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong
SEORANG WANITA Ingin Bunuh Diri Terjun dari Jembatan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Rabu, 1 April 2026 - 22:27

SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan

Rabu, 1 April 2026 - 22:04

DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Berita Terbaru

Internasional

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 Apr 2026 - 16:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca