Mbah Moen Klarifikasi Salah Ucap Doa untuk Prabowo

- Penulis

Sabtu, 2 Februari 2019 - 15:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbah Moen bersama Jokowi. (Rengga Sancaya/detikcom).

Suarindonesia – Beredar potongan video Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen mendoakan Prabowo Subianto di samping Presiden Joko Widodo. Usai doa, Mbah Moen sebenarnya langsung mengklarifikasi salah ucap dalam doanya.

Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) mengirimkan video yang menunjukkan klarifikasi Mbah Moen soal salah ucapnya. Klarifikasi tersebut langsung disampaikan Mbah Moen usai doa yang menyebut nama Prabowo di samping Jokowi.

“Hadza (ini) Pak Prabowo, laa (bukan) Pak Prabowo, ningo (bahasa jawa: tetapi) Pak Jokowi,” ucap Mbah Moen dalam video yang dikirimkan Rommy kepada detikcom, Sabtu (2/2/2019).

Dalam video itu, tampak Jokowi yang ada di sebelah Mbah Moen masih menadahkan tangannya. Terlihat juga ibu negara, Iriana duduk di samping Jokowi.

Mbah Moen lalu menegaskan memilih Jokowi. Ucapan Mbah Moen diamini para santri yang hadir dalam acara tersebut.

“Pak Joko Widodo ahlii ikhtiyari (dia pilihan saya),” ucap Mbah Moen.

“Amin,” kata para santri sambil bertepuk tangan.

Mbah Moen lalu memberi penjelasan soal salah ucap dalam doanya.

“Jadi kalau saya luput (salah) sudah tua, saya umur 90 lebih,” tutur Mbah Moen.

Mendengar pernyataan Mbah Moen itu, Jokowitampak tertawa kecil.

“Jadi dengan ini saya pribadi, siapa yang ada di samping saya nggak ada kecuali Pak Jokowi,” lanjut Mbah Moen. Jokowi lalu terlihat mengangguk.

Usai Mbah Moen memberi klarifikasi, para santri kembali bertepuk tangan. Acara pun kemudian selesai dan Jokowi terlihat membantu Mbah Moen berdiri. Capres nomor urut 01 itu pun tampak menuntun Mbah Moen saat berjalan.

Video yang viral ini terjadi saat Jokowi mengunjungi kediaman Mbah Moen di Ponpes Al-Anwar, Rembang, Jumat (1/2) malam. Dalam acara itu Mbah Moen sempat menyebut pilihannya dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Banyak orang tanya saya milih siapa, ya saya jawab. Jadi tidak mengajak, semua mempunyai kebebasan masing-masing. Yakni yang paling dekat saya pada malam ini, Jumat Pahing. Apa yang saya ucapkan ini menjadi salah satu pilihan pribadi saya dan kepada siapapun, wallahu a’lam,” kata Mbah Moen.

Baca Juga :   "KONFLIK" Melibatkan Massa dari Masing-masing Pendukung Calon di Pilkada

Tak berselang lama usai acara, viral video doa Mbah Moen yang menyebut nama Prabowo di acara tersebut. Mbah Moen berdoa dengan bahasa Arab. Berikut ucapan Mbah Moen yang kemudian menjadi kontroversi:

“Jadikanlah Ya Allah orang di sampingku ini Presiden, Presiden ini (yaitu) Pak Prabowo, jadikanlah dia Ya Allah untuk kedua kalinya dengan perolehan suara yang banyak”.

Rommy yang hadir di acara tersebut memberikan klarifikasi. Dia menegaskan, potongan video tidak berdiri sendiri. Sebab Mbah Moen memang memberikan klarifikasi atas salah ucapnya.

“Saya ada di samping beliau dan Arwani (Waketum PPP) di depannya. Setelah penutupan acara dari MC, Mbah Maimoen langsung klarifikasi bahwa beliau tadi salah ucap (sabqul lisan) dan yang dimaksudkan beliau tadi adalah Bapak Jokowi sebagai ganti kata Bapak Prabowo. Clear seketika. Meskipun tanpa klarifikasi sekali pun, sebetulnya tidak ada masalah bagi ahli bahasa arab. Akan tetapi masalahnya tidak semua yang dengar itu ahli,” tutur Rommy.

“Coba pelajari tentang isim isyaroh, bahwa ketika berkumpul antara penyebutan nama dan kata petunjuk (isim isyarah) dan terjadi perselisihan maka yang dimenangkan adalah kata petunjuk, bukan nama yang disebut. Dalam hal ini, perselisihan antara penyebutan kata Prabowo dan kata tunjuk HADZA (ini), jelas dimenangkan kata tunjuk, bukan penyebutan nama,” tambahnya.

Rommy lalu berbicara soal video lanjutan yang berisi klarifikasi Mbah Moen. Menurutnya, video awal yang viral memang sengaja dipotong.

” Itulah video lanjutannya yang dipotong pendukung tak bermoral 02,” tukas Rommy.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
MALAM TA’ARUF MTQ Tingkat Provinsi, H. Muhammad Syarifuddin Mengajak Seluruh Elemen Menyukseskan
DIBERI APRESIASI Pemkab Balangan Kafilah MTQ Dapat Hadiah Umrah
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara
JADIKAN MURAHAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
DIWISUDA TAHFIZ Ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin, Bukti Semangat Mencintai Al-Qur’an

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:49

AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:33

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:37

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45

PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian DEAL 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026). (Foto: An tara/Farhan Arda N)

Lifestyle

KEMKOMDIGI Siapkan AI dalam Digitalisasi Bansos

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca