Suarindonesia – Setiap tanggal 15 Desember, TNI Angkatan Darat memperingati Hari Juang Kartika.
Hari Juang Kartika merupakan bentuk peringatan atas perjuangan pembebasan Ambarawa, Semarang Jawa Barat, dari penjajah yang terjadi tahun 1945.
Bertepatan dengan peringatan Hari Juang Kartika ke 73 di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Sabtu (15/12) pagi, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto mengingatkan jajarannya untuk mengingat pesan Jenderal Sudirman.
Menurut Subiyanto, Jendral Sudirman mengamanatkan TNI harus menyatu dengan rakyat. Baik itu di saat timbul maupun tenggelam selalu bersama dengan rakyat.
“TNI manunggal membangun desa adalah salah satu wujud kongkrit kegiatan terakhir yang kami laksanakan.
Saya menginginkan seluruh prajurit di Kodam VI sesuai dengan apa yang ditemakan, harus bersama-sama dengan masyarakat untuk membangun,” ujarnya.
Pada peringatan Hari Juang Kartika ke 73 ini juga dirangkai dengan kegiatan lainnya. Yakni Konsep musik, pameran alusista TNI, khitanan gratis, joy ride panser, pengobatan gratis, bazar murah, donor darah, dan kontes mobil.
Sehari sebelumnya, Pangdam VI Mulawarman secara khusus dijamu oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Pangdam mengatakan, Kalsel, Kaltim, dan Kaltara saat ini dalam kondisi aman dan kondusif. Meski begitu, lanjutnya,
semua pihak tetap harus waspada dan tidak lengah terhadap potensi yang bisa mengganggu.
“Terpeliharanya sinergitas dan soliditas ini penting untuk terus terjaganya keamanan daerah yang saat ini kondusif,” bebernya.
Sementara Sahbirin Noor menyebut kedatangan Pangdam/VI Mulawarman merupakan wujud untuk terus semakin memantapkan sinergitas dan soliditas dalam memelihara keamanan daerah..(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















