Suarindonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyiapkan angkutan gratis.
Sebanyak 50 unit angkutan sudah disiapkan Biro Umum Setdaprov Kalsel.
Sehingga masyarakat Banjarmasin dan Banjarbaru yang ingin mudik lebaran dengan tujuan dalam daerah tak perlu khawatir biaya.
Angkutan gratis yang disediakan mobil Toyota Hiace sebanyak 35 unit dengan kapasitas 15 tempat duduk per unit, mini bus sebanyak 10 unit dengan kapasitas 27 tempat duduk, serta Toyota Innova lima unit.
“Angkutan gratis ini disediakan untuk ASN dan warga umum yang mau mudik di hari raya idul fitri tahun 2019 ini,” kata Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, Muhammad Rusli, baru-baru tadi.
Rusli menyebut, angkutan lebaran gratis ini kebijakan dan kepedulian Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, atas dasar itu dinamakan mudik Angkutan Lebaran Gratis Paman Birin Peduli.
Untuk mendapatkan layanan mudik gratis, ada dua titik kumpul yang disiapkan. Yakni di depan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi untuk Banjarbaru dan di Banjarmasin nol kilometer.
Dijadwalkan sementara, keberangkatan Kamis, (30/5/) pukul 10.00 WITA dan Sabtu (1/6) pukul 10. 00 WITA.
Penumpang yang berangkat dijemput kembali pada tanggal 8 dan 9 Juni.
“Tujuan mudik ada yang arah Tanah Bumbu-Kota Baru dan tujuan kedua arah Hulu Sungai sampai Tanjung.
Yang di Banjarmasin dilepas pak gubernur dan yang di Banjarbaru dilepas pak wagub,” lontarnya.
Mantan Camat di Batola ini menuturkan, pihak panitia sengaja mengumumkan kontak person untuk memudahkan pendataan.
“Kami infokan itu agar mereka yang mau mudik daftar di nomor kontak person. Setelah mengantar, balik ke Banjarmasin juga kita jemput.
Yang ingin kembali untuk memudahkan kami arahkan kumpul di kantor bupati masing-masing,” kata dia.
Hampir semua bus yang dimiliki pemprov disiagkan untuk angkutan gratis ini, kecuali bis Banjarbakula atau bus Tayo.
Sebab, menurut Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah, bus tersebut untuk memberikan pelayanan angkutan massal kepada masyarakat.
Rusdi menambahkan, angkutan bus gratis ini juga bertujuan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas.
Sebab berdasarkan data kepolisian, paling banyak kecelakaan kendaraan roda dua. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















