MASSA DESAK Tuntaskan Kasus Dana Bansos, Soal Migas dan Kenaikan Listrik  

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2020 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Massa bergerak ke DPRD Kalsel, Kantor Area Pertamina Banjarmasin, PT PLN dan Kejati, mendesak tuntaskan kasus dana bansos, pertanyakan soal migas, tentang kenaikan tarif listrik, pemadaman serta lainnya, Senin (10/8/2020).

Aksi massa dari DPD Pemuda Islam Kalsel dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya mendapat perhatian dan pengawalaan ketat dari aparat petugas.

Ketika Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel, mendesak kasus dana Bansos Tahun 2010 ditelisik kembali, sebab terkesan tebang pilih.

Orasi disampaikan Ketua Pemuda Islam Kalsel, HM Hasan, kasus dana Bansos sudah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Dimana sudah menetapkan tersangka baik pihak eksekutif maupun legislatif.

Namun kasus katanya, terkesan tebang pilih dalam penanganan perkara.

“Karena hanya ada dua orang anggota DPRD yang mendapat jatah Rp500 juta, namun faktanya anggota dewan lainnya seakan tidak tersentuh hukum,” ucapnya.

Lainnya ia sebut, banyak laporan dari berbagai elemen masyarakat yang sudah masuk ke Kejati Kalsel, terkesan penanganannya belum maksimal dan seolah tidak ada keterbukaan.

Dipaparkan, kasus dana Bansos diduga melibatkan nama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel dan anggota Dewan Kalsel Biro Kesejahteraan Masyarakat(Kesra).

Kasus ini juga melibatkan unsur anggota dewan periode 2019 – 2024 dalam kontruksi hukum adalah, Dana Alokatif Dewan atau Dana Aspirasi Anggota DPRD yang berjumlah 55 orang dengan anggaran sebesar Rp27,5 Miliar.

Dikatakan, ini dengan merujuk UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Kemudian UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2000 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :   MEMENUHI Tenaga Profesional Berbagai Bidang, Dibuka Rekrutmen Bakomsus Polri TA.2025

“Dari semua itu kami mendesak Kejati Kalsel agar kasus dana Bansos 2010 yang melibatkan anggota DPRD Kalsel periode tahun 2009 dan 2014 segera ditelisik kembali.

Ini demi persamaan dimata hukum, dan kasus tersebut sudah ada terpidana dari eksekutif,  tetapi pada lembaga legislatif terkesan masih tebang pilih. Segera tetapkan tersangka,” beber HM Hasan yang disambut massa lainnya setuju…

Kemudian tegaskan, Kejati Kalsel agar transparan dan juga secepatnya memberitahukan dalam laporan elemen masyarakat agar selalu keterbukaan.

“Banyak laporan masyarakat dalam proyek infrastruktur agar secepatnya ditelisik,” ujarnya.

Sementara dari pihak Kejati Kalsel diwakili Hendri didampingi Kasi Penkum, Mahfujat membantah jika pihaknya telah menutupi kasus tersebut.

“Saat kita masih menunggu kasasi dari Mahkamah Agung (MA) soal kasus dana Bansos itu.

Apa ke 55 anggota dewan terlibat, tidak ada yang disembunyikan. Pada setiap kasus yang kami tangani, selalu transparan,” ujarnya.

Kemudian di PT PLN, massa sampaikan problem tagihan listrik yang membengkak di saat masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 serta soal pemadamaan.

“Kami minta Ketua DPRD dan komisi yang membidangi memanggil dan memberitahukan kepada masyarakat,” tambah HM Hasan.

Hal lain berharap pihak terkait secepatnya meyikapi permasalahan migas dan sektor listrik ini.

Tentang migas, disebutkan berdasarkan laporan masyarakat pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) di Kalsel masih menimbulkan keresahan yakni jenis Premium semakin sulit didapat, terkesan pemerintah secara sengaja jatah kuota untuk masyarakat dikurangi.

Kemudian Gas bersubsidi juga mengalami harga yang sangat bervariasi, bahkan kadang langka.

”Ini juga pihak DPRD harus memanggil pihak Pertamina Area Sales Banjarmasin, agar permasalahan migas tidak membebani bagi masyarakat,” sebut massa. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan
PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin
MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari
JADIKAN MURARAM Momentum Perubahan, Ini Ajakan dari Wabup Balangan
BERKOBAR API di Mess Karyawan Perusahaan Tambang PT BBP

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:55

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:38

PIALA DUNIA 2026: Meksiko, Swiss, Skotlandia, dan AS Pimpin Klasemen Sementara Grup

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:52

PIALA DUNIA 2026: Laga Brutal Meksiko vs Afrika Selatan, 3 Kartu Merah dan 3 Kartu Kuning

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:38

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:58

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:51

FINAL INDONESIA OPEN 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Runner Up

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

Kedatangan jemaah haji Kloter 08 Debarkasi Banjarmasin asal gabungan dari Kalsel dan Kalteng tiba di tanah air setelah melaksanakan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Minggu (14/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca