MAJELIS TA’LIM Darussolihin Kandangan Komitmen Tolak Radikalisme dan Terorisme

SuarIndonesia – Ancaman keberadaan kelompok radikal yang menganut ideologi anti alias bertentangan dengan nilai Pancasila di Indonesia khususnya Kalimantan Selatan ditanggapi serius oleh para pemuka agama.

Salah satunya datang dari pengurus Majelis Ta’lim (MT) Darussolihin, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Mereka secara tegas mengikrarkan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme serta terorisme di Kabupaten HSS.

Ikrar tersebut tertuang dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Kandangan Baru, Kecamatan Kandangan, pada Selasa (19/7/2022).

Pimpinan Majelis Ta’lim Darussolihin, Ust. Dr. Muhammad Diny Mahdany, M.Pdi, mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya aparat Kepolisian dan TNI untuk menuntaskan perang terhadap kelompok intoleran, radikal, dan teror yang telah mengusik ketentraman umat beragama dan merongrong keutuhan NKRI

MAJELIS TA'LIM Darussolihin Kandangan Komitmen Tolak Radikalisme dan Terorisme (2)

“Kami mendukung pemerintah untuk bertindak tegas dengan membubarkan kelompok maupun ormas yang bertentangan dengan ideologi negara Pancasila,” ungkapnya saat dihubungi awak media, Rabu (20/7/2022).

Pria yang juga merupakan Ketua DPC Nahdlatul Ulama Kabupaten HSS tersebut menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung dan mendesak pemerintah khususnya pihak keamanan untuk mengambil langkah yang tegas serta cepat dalam menangani gerakan radikal apa pun yang merusak nilai-nilai luhur pancasila.

“Kami juga mendukung dan mendesak pemerintah khususnya pihak keamanan untuk mengambil langkah yang tegas serta cepat dalam menangani gerakan radikal apa pun yang merusak nilai-nilai luhur pancasila,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ust. Muhammad Diny Mahdany itu juga mengajak masyarakat untuk bersatu melawan tindakan intoleransi, radikal dan teror.

Bukan hanya di kehidupan nyata, ia juga mengajak masyarakat untuk melawan paham radikal dan intoleran di ranah virtual alias dunia maya.

“Termasuk di dunia maya dan menghindari berita-berita palsu yang menyebabkan keresahan hingga kekerasan di masyarakat,” pungkasnya.(SU)

 124 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!