LUIS Milla Akui Takjub dengan Perkembangan Sepak Bola Indonesia

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2020 - 14:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto/Bola.com)

SuarIndonesia – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, mengaku takjub dengan perkembangan sepak bola di Indonesia saat ini. Menurut Luis Milla, sepak bola Indonesia semakin berkembang ke arah yang bagus.

Penilaian itu diungkapkan Luis Milla karena masih memantau sepak bola Indonesia dari Spanyol. Pelatih berusia 54 tahun itu juga mengaku kerap menonton pertandingan-pertandingan liga dan Timnas Indonesia.

“Saya masih mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia dari Spanyol. Saya masih menonton beberapa pertandingan,” kata Luis Milla dalam akun Youtube Kickoff Indonesia.

“Kesimpulan saya adalah jika dibandingkan pada 2017 hingga sekarang, sepak bola Indonesia maju pesat. Ini tentu kabar baik untuk masyarakat,” tegas Luis Milla dikutip dari Bola.com.

Menurut Luis Milla, perkembangan yang sudah dimiliki Indonesia menjadi bukti keberhasilan metode-metode yang dilakukan PSSI. Contohnya adalah membangun pendidikan pelatih dan mengembangkan sepak bola usia dini.

“Saya tahu ini semua berkat pekerjaan intensi Indonesia dalam membangun pendidikan pelatih dan pembinaan usia muda. Ini merupakan langkah awal yang sudah mulai terlihat hasilnya,” ujar Luis Milla.

Baca Juga :   BELA TIMNAS Indonesia, Kevin Diks, Noa, dan Estella Resmi WNI

Luis Milla menyebut sebenarnya Indonesia memiliki sumber daya pemain yang tak kalah dengan negara-negara di Eropa. Namun, bakat-bakat tersebut akan sia-sia jika tidak didukung sistem dan fasilitas yang mumpuni.

Hal itu dirasakannya langsung ketika mengawali karier sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 2017. Luis Milla mengatakan pengetahuan sepak bola pemain Indonesia masih minim. Hal itu terjadi karena belum maksimalnya pengembangan pemain usia muda.

“Secara umum pemain Indonesia sangat dewasa, juga dalam hal skill, tidak berbeda jauh dari pemain Eropa. Meskipun ada banyak hal yang mereka perlu bekerja keras,” ucap Luis Milla.

“Saya merasa pemain tertinggal dalam hal pengetahuan sepak bola. Ini akibat kekosongan pendidikan usia muda. Jadi, ketika itu saya harus mulai mengajarkan banyak konsep karena mereka pemain muda usia 20 dan 21 tahun yang punya potensi untuk berkembang,” ucap Luis Milla.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca