LARANGAN tak Diindahkan, Truk Melintas Jembatan Sungai Alalak I dan Begini Sikap Pejabat Dit Lantas 

LARANGAN tak Diindahkan, Truk Melintas Jembatan Sungai Alalak I dan Begini Sikap Pejabat Dit Lantas 

SuarIndonesia – Larangan tak tak diindahkan bagi truk melintas di Jembatan Sungai Alalak I.

Larangan sepertinya dianggap ‘angin lalu’. terbukti masih saja sejumlah sopir truk melintas dan begini sikap dari pejabat Dit Lantas Polda Kalsel, Selasa (12/10/2021).

Padahal pemberitahuan berisi tulisan dan gambar peringatan larangan melintas bagi truk dan bus atau kendaraan dengan roda enam atau lebih sudah lama terpasang jelas di oprit Jembatan.

Terpantau, pemberitahuan yang dipasang berlogo Kepolisian, Balai Pelaksana Jalan Nasional dan Kementrian Perhubungan.

Namun masih tak diindahkan sejumlah pengendara khususnya pengendara truk.

Kebanyakan dilintasi sore maupun malam hari.

Dari jembatan penghubung Kota Banjarmasin dan Kabupaten Batola (Barito Kuala) ini, sejak sore belasan truk melintas di atas jembatan, Selasa (12/10/2021).

Truk-truk terlihat melintas di atas Jembatan Sungai Alalak I baik dari arah Jalan Hasan Basri menuju Jalan Trans Kalimantan maupun sebaliknya.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo melalui  Kasubdit Gakkum, Kompol Fauzan Arianto menegaskan, truk, bus dan kendaraan dengan roda enam atau lebih belum diperbolehkan melintas di jembatan tersebut.

“Belum boleh, dan ini hasil koordinasi,” tambah Kompol Fauzan, kepada wartawan.

Disebut, koordinasi Forum Lalu Lintas yaitu Kepolisian dalam hal ini Dit Lantas Polda Kalsel, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Balai Pelaksana Jalan Nasional dan Pemerintah Daerah belum membahas terkait izin bagi truk, bus dan kendaraan beroda enam atau lebih melintas.

“Memang belum diizinkan, ini keputusan bersama di Forum Lalu Lintas.

Sampai saat ini memang belum dibahas dalam rapat,” tegasnya.

Bagi pengendara truk, bus atau kendaraan dengan roda enam atau lebih masih melintas sebelum ada izin lanjutnya, maka otomatis dapat dikategorikan melanggar aturan lalu lintas dan bisa dikenakan sanksi penindakan berupa tilang.

Pihaknya juga akan berkoordiasi pula dengan Sat Lantas Polresta Banjarmasin dan Polres Barito Kuala untuk mengantisipasi hal tersebut.

Diketahui, sejak pertamakali dibuka untuk umum kurang lebih dua minggu lalu pada Minggu (26/9/2021), memang sementara kendaraan penumpang dan sepeda motor menjadi prioritas untuk bisa melalui jembatan tersebut.

Sedangkan truk, bus dan kendaraan dengan roda enam atau lebih belum diizinkan melintas.

Hal ini juga terkait dengan sertifikasi kelayakan Jembatan Sungai Alalak I yang masih belum resmi terbit. (ZI)

 710 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: