LAPAK GRATIS di Ruang Terbuka, Tingkatkan Literasi Sejarah

SuarIndonesia – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Borneo Historical Community (BHC) Banjarmasin, memutuskan menggelar lapak secara terbuka di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja, Banjarmasin, Minggu (26/06/2022).

Di sana mereka menyediakan puluhan buku dengan muatan bermuatan sejarah yang tidak didapatkan di bangku sekolah.

Ketua Umum BHC Banjarmasin, Mursidul Amin mengatakan, bahwa selain menyediakan buku bacaan sejarah, komunitas sejarah yang berdomisili di Kota Banjarmasin ini juga menyediakan buku mewarnai secara gratis yang isinya juga berkaitan dengan sejarah.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejarah pada masyarakat melalui literasi sejarah.

“Berhubung BHC Banjarmasin merupakan komunitas sejarah, maka buku yang tersedia hanya buku-buku khusus sejarah mulai dari sejarah lokal, nasional, hingga dunia,” ucapnya Minggu (26/06/2022).

Ia mengaku, pihaknya memang sengaja menyediakan buku-buku sejarah, supaya menjadi ciri khas dan selaras dengan komunitasnya yang memang berlatar belakang sejarah.

“Insya Allah kegiatan ini kami adakan selama 2 kali dalam sebulan,” imbuhnya.

Selain Lapak Buku Sejarah, komunitas yang memiliki anggota sebanyak 79 orang itu juga menyediakan mewarnai untuk anak-anak. Gambar yang disediakan juga bernuansa sejarah.

“Gambar yang kami sediakan foto-foto pahlawan nasional mulai dari Ki Hajar Dewantara, Kapitan Pattimura, Pangeran Antasari dan lain-lain. Gambar tersebut memang kami pilih, supaya anak-anak tahu bahwa yang diwarnai sama mereka itu merupakan pahlawan nasional” jelasnya.

Bukan tanpa alasan lapak bacaan gratis itu digelar, ia menilai, selama ini siswa sekolah hanya diajarkan dengan materi sejarah yang umum saja.

“Di sekolah pelajaran sejarah umum aja. Tidak secara spesifik memberikan penjelasan terkait sejarah. Jadi tujuannya lapak gratis ini tidak lain untuk meningkatkan literasi sejarah bagi generasi muda kita,” tukasnya.

“Makanya, selain menggelar lapak literasi, ke depannya kami juga akan melakukan pengabdian ke SDN Basirih 10 Banjarmasin pada Juli mendatang,” pungkasnya.

Di samping itu, Amin mengaku tak menyangka bahwa akan mendapatkan respon positif dari masyarakat yang berkunjung ke Taman Kamboja.

“Padahal kegiatan ini pertama kami adakan, tak disangka ternyata antusias anak-anak dan orang tuanya banyak mendatangi stand lapak buku dan mewarnai kami,” tandasnya. (SU)

 197 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

1 Comment

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.