Lalu Lintas Sungai Martapura Akhirnya Kembali Normal

- Penulis

Kamis, 13 Desember 2018 - 19:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dua hari menjelang Festival Jukung Tradisional, Pemerintah Kota Banjarmasin berjibaku membersihkan pampangan sampah kayu, batang pohon, ranting pohon bahkan tumpukkan eceng gondok yang membuat Sungai Martapura yang berdampak lumpuh total dari lalu lintas sungai. Kini tumpukan sampah menyumbat kolong Jembatan Antasari dan Jembatan Pasar Lama berhasil dibersihkan, akhirnya lalu lintas Sungai Martapura Kamis (13/12/2018) kembali normal.

Pembersihan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs H Hamli Kursani terjun bersama Pasukan Turbo dan Kapal Sapu-Sapu Dinas PUPR, awadaya kelotok wisata Jota Banjarmasin, Dishub Kota Banjarmasin dan BPBD Kota Banjarmasin.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Hamli Kursani saat di bawah Jembatan Pasar lama didampingi Camat Tengah Drs H Diannor, Lurah Seberang Masjid Mariani dan Lurah Pasar Lama Syaifuddin. Hamli yang memakai kaos dan celana pendek dengan topi putih tanpa pelampung mengatakan, pampangan memang fenomena tahunan yang terjadi di Kota Banjarmasin yang diakibatkan perubahan musim dari kemarau ke musim hujan.

Namun, tahun ini sampahnya sangat banyak termasuk menemukan kayu 10 meter dengan besarannya 2,5 meter, sehingga menutup lalu lintas sungai.

Namun, Hamli Kursani, mengaku lega metika pampangan tersebut dan batang pohon besar yang menghalangi arus larutnya sampah bisa langsung dipotong dengan chainsaw, yang akhirnya aliran Sungai Martapura di bawah Jembatan Antasari dan Jembatan Pasar Lama kembali normal.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Petinggi ASN di Pemko Banjarmasin tersebut juga mengatakan berjibakunya para petugas gabungan adalah sebagai upaya membereskan pampangan sebelum dimulainya Festival Jukung Tradisional yang akan digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin.

“Sebelum tanggal 15 ini harus sudah habis sebab kita akan melaksanakan Festival Jukung Tradisional. Kalau tidak, nanti tidak akan lancar kegiatan kita karena pampangan ini pasti akan mengganggu jalannya acara,” ujar Hamli kepada Kamis (13/12).

Soal batang kayu besar, Hamli mengatakan, “Tidak tau penyebabnya ya, menurut perkiraan saya pribadi ini batang pohon yang tidak sengaja lepas dari perusahaan mana. Saya tidak tau persis hingga akhirnya menutup jalur pada ruas jembatan yang hanya memiliki ruas terbuka seluas 6 meter.”

Hamli menambahkan dalam dua hari ke depan semua pihak akan dikerahkan untuk mengatasi pampangan yang terjadi di dua lokasi yakni, di bawah Jembatan Pasar Lama dan satunya di bawah Jembatan Antasari.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39

PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28