KRISIS AIR, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Mengering

- Penulis

Selasa, 3 November 2026 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi krisis air dan kekeringan. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Ilustrasi krisis air dan kekeringan. (SI/UT/@Gemini.Ai)

SuarIndonesia — Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tak hanya meninggalkan lahan terbakar, tetapi juga memicu krisis air. Ribuan hektare lahan pertanian kini mengering dan terancam gagal panen.

Berdasarkan pendataan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya, luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan mencapai 1.402 hektare. Sementara lahan yang terdampak langsung akibat kebakaran tercatat seluas 99,5 hektare.

Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan kekeringan menjadi dampak paling dominan yang dirasakan petani selama periode karhutla. Minimnya ketersediaan air membuat sejumlah lahan tidak bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Dampak dari karhutla itu sebenarnya yang paling berdampak adalah karena kekeringan. Jadi, dengan kekeringan ini, salah satunya ada 1.402 hektare yang memang mengalami kekeringan,” ujar Sugiyanto dikutip dari detikKalimantan, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, persoalan yang dihadapi petani bukan hanya tanaman yang gagal dipanen, tetapi juga tertundanya proses penanaman. Sejumlah petani bahkan terpaksa membatalkan rencana tanam karena kondisi lahan tidak mendukung pertumbuhan tanaman.

Salah satu kasus terparah terjadi di Kelurahan Pager. Tanaman padi yang ditanam di lahan sekitar 5,5 hektare mengalami puso setelah kekurangan pasokan air. Kondisi tersebut membuat upaya petani untuk mendapatkan hasil panen tidak membuahkan hasil.

“Ini kebetulan bukan gagal panen saja, ada juga yang gagal tanam. Jadi, begitu petani mau menanam, tetapi kondisi kekeringan membuat tanaman tidak bisa berkembang sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Baca Juga :   TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Dampak serupa juga ditemukan di kawasan Pahandut dan Kalampangan. Tak hanya tanaman pangan, komoditas hortikultura seperti cabai turut mengalami gangguan. Sebagian tanaman bahkan tidak mampu menghasilkan buah sehingga produksi petani mengalami penurunan.

“Di beberapa wilayah memang ada yang gagal tanam, termasuk di daerah Pahandut dan Kalampangan. Ada juga penanaman cabai yang tidak sampai berbuah. Jadi, bukan semuanya gagal panen, tetapi produksinya mengalami penurunan,” ungkapnya.

Terkait kerugian ekonomi yang dialami petani, Sugiyanto mengaku belum bisa memastikan total nilainya. Pasalnya, tingkat kerusakan dan dampak yang dialami setiap petani berbeda-beda, mulai dari gagal tanam, puso, hingga penurunan hasil produksi.

“Sebagai langkah pemulihan, Distanketpang terus mengupayakan dukungan bagi petani melalui sejumlah stimulus, termasuk bantuan bibit agar aktivitas pertanian masyarakat bisa kembali berjalan,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng
JARINGAN EKSTASI Antarprovinsi Terendus
CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang
9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat
TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05