KPK Temukan Alat Berat Keruk Tambang Secara Ilegal

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2019 - 15:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Ombudsman Perwakilan Kalsel cukup kaget alat berat aktivitas tambang ilegal bekerja di siang bolong, Rabu (31/7). Yang lebih mengagetkan, lokasi pertambangan ilegal (peti) itu hanya berjarak kurang lebih 1 kilometer dari Jalan A Yani Desa Batu Ampar, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

 

SementaraP PenasihatKPK RI, Budi Santoso menyebut beberapa peti di Kalsel menjadi catatan pihaknya. Data tersebut menurut Budi akan dilaporkan kepada pimpinan KPK di Jakarta. “Setelah kami laporkan nanti ada rekomendasi langkah apa yang akan kami ambil, bisa jadi bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini pihak kepolisian agar dilakukan penertiban,” ujar Budi usai mendatangi beberapa lokasi peti

Budi mengaku pihaknya lebih konsen kepada pencegahan, sebab dengan peti tersebut pendapatan daerah atau negara bocor. Dikatakannya, banyak potensi pendapatan yang hilang akibat tambang tak berizin. Tidak hanya itu, penanganan lingkungan juga terindahkan dengan peti. “Kewenangank kalau memang dapat dibuktikan ada APH yang menerima keuntungan dari peti tersebut bisa masuk, dari situ bisa menyasar ke korporasinya, sesuai undang-undang kami hanya bisa menindak penyelanggara negara,” bebernya.

Baca Juga :   PULUHAN JEMAAH UMRAH Kalsel Telantar di Jeddah, Bambang Heri Purnama Turun Tangan Bantu Kepulangan ke Tanah Air

Sementara itu Kabid Mineral dan Batubara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, A. Gunawan Harjito tak menampik masih maraknya peti di Kalsel. Dikatakan Gunawan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena terbatas kewenangan.

‘Yang berwenang menindak pihak kepolisian,” katanya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14