KOLABORASI Kejati Kalsel – Kanwil Kemenag, Penerangan Hukum di Madrasah

- Penulis

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerangan hukum pencegahan korupsi di lingkungan Madrasah, Selasa (16/7/2024) (SuarIndonesia/Ist)

Penerangan hukum pencegahan korupsi di lingkungan Madrasah, Selasa (16/7/2024) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Kolaborasi antara Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) dengan Kantor Wilayah Kanwil Kementerian Agama (Kanwil Kemenag), laksanakan penerangan hukum pencegahan korupsi di lingkungan Madrasah, Selasa (16/7/2024).

Kegiatan di salah satu hotel di Kota Banjarbaru dihadiri para pejabat struktural di lingkup Kantor Kemenag Kabupaten/Kota serta Kepala Sekolah se-Provinsi Kalsel.

Ini dibuka Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Bukhari Muslim, dan turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalsel, serta Kepala Sekolah MIN, MTsN, dan MAN.

Tema diangkat dalam kegiatan adalah “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Madrasah”.

Sebagai narasumber Yuni Priyono, SH MH, Kasi Penkum Kejati Kalsel.

Ia menekankan pentingnya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui tiga pilar yakni edukatif, preventif dan represif.

Pilar Edukatif, menurut narasumber menyampaikan bahwa menitik beratkan pada pemberian pengetahuan dan informasi kepada masyarakat tentang dampak buruk korupsi.

“Tujuannya adalah membentuk sikap dan perilaku anti korupsi serta menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini, meningkatkan kesadaran hukum dan membangun budaya anti korupsi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disebut, pilar preventif. “Fokus dari pilar ini adalah langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir peluang terjadinya korupsi,” tambahnya.ini termasuk memperkuat sistem pengawasan internal dan eksternal, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan menciptakan lingkungan yang transparan dan akuntabel.

Kemudian pilar represif, ini melibatkan tindakan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku korupsi. Ini meliputi penyidikan, penuntutan, dan penjatuhan hukuman yang setimpal untuk memberikan efek jera serta memulihkan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

Baca Juga :   DISAMBUT Pimpinan DPRD Balangan Kunjungan Jajaran Polres

“Mengintegrasikan ketiga pilar ini diharapkan dapat membuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi berjalan lebih efektif dan komprehensif,” ucap Yuni Proyono.

Ia juga menyebutkan bahwa strategi edukatif telah dilaksanakan melalui penyadaran masyarakat tentang korupsi, akibatnya dan apa saja yang termasuk tindakan korupsi.

Peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan, dan fokus serta partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Bukhari Muslim, berharap kegiatan dapat berfungsi sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi kasus korupsi yang sedang marak terjadi, khususnya dalam pengelolaan keuangan negara dan daerah.

Penerangan hukum ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kejaksaan dalam upaya pemberantasan korupsi, yang selama ini telah mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat berkat keberhasilannya mengembalikan sejumlah kerugian keuangan negara yang cukup fantastis. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:59

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44

Foto ilustrasi yang menggambarkan suasana persiapan penyaluran BSU 2027 di lingkungan kementerian. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Ekonomi

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca