KENCANGKAN Ikat Pinggang, RSUD Ulin Jalankan Operasional

- Penulis

Senin, 4 November 2019 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suciati dan HM Lutfi Saifuddin

SuarIndonesia – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin terpaksa harus mengencangkan ikat pinggang agar mampu menjalankan operasional rumah sakit seperti biasanya.

”Ini terpaksa harus dilakukan, karena tunggakan pembayaran BPJS hingga saat ini masih belum dapat terbayarkan,” kata Direktur RSUD Ulin, Suciati kepada wartawan usai rapat kerja dengan Komisi IV DPRD Kalsel, Senin (4/11), di Banjarmasin.

Suciati menambahkan, pihaknya masih mampu bertahan menghadapi situasi seperti ini sampai dengan Februari 2020.

“Kita hanya mampu bertahan sampai Pebruari, 2020, asalkan tunggakan BPJS bulan Juli dan Agustus sebesar Rp60 miliar dibayarkan pada November ini,” tambahnya.

Suciati mengakui, walaupun pembayaran pada tepat waktu pada November, RSUD Ulin tetap harus lebih memangkas kebutuhan operasional agar tetap mampu bertahan.

“Operasional kan butuh biaya, kita harus lebih mengencangkan ikat pinggang. Jadi yang bersifat wajib saja biaya akan dikeluarkan,” jelas Suciati.

Ditambahkan, RSUD Ulin melayani pasien rawat jalan BPJS mencapai 300 orang pasien per hari, belum termasuk rawat inap, atau sekitar 70 persen pasian RSUD Ulin berasal dari peserta BPJS.

Baca Juga :   KPU tak Cetak Ulang Surat Suara !, Gambar Aditya-Said Abdullah Dipastikan Tetap Terpampang

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin mengatakan akan berusaha untuk menanggulangi hal tersebut agar tidak terjadi hal yang kurang menguntungkan.

“Apalagi sekarang BPJS mengalami kenaikan iuran, ini yang perlu diwaspadai dan antisipasi agar tidak memperparah iuran macet,” kata Lutfi.

Lutfi menjelaskan kenaikan iuran BPJS bisa saja memperparah situasi yang ada, dikarenakan masyarakat semakin menunggak pembayaran BPJS atau mungkin juga berhenti menjadi peserta BPJS.

“Kalau masyakat berhenti, otomatis income BPJS akan berkurang,” ujar politisi Partai Gerindra.

Untuk itu, BPJS diharapkan mampu membayar tunggakan kepada RSUD Ulin untuk bulan Juli dan Agustus, sehingga operasional rumah sakit tetap berjalan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca