KEMENKOMINFO Kampanyekan Sadar Stunting ke Anak Muda Banjarbaru

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 23:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[Foto: Kemenkominfo]

[Foto: Kemenkominfo]

SuarIndonesia — Masih banyak anak muda yang belum paham akan bahaya stunting. Padahal, pengetahuan mengenai stunting perlu dipahami sejak dini, bahkan sejak remaja. Hal inilah yang ditekankan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui forum sosialisasi Genbest Talk Banjarbaru.

“Pasti banyak di antara generasi muda yang bertanya-tanya ‘Kenapa kita perlu tahu soal stunting? Kita kan masih muda, belum menikah dan punya anak.’ Justru karena kalian masih muda, teman-teman, penting bagi kita untuk paham sejak dini,” ujar PIC Produksi Konten dan Diseminasi Informasi Kesehatan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septa Dewi Anggraeni, dalam keterangannya,  Kamis (25/7/2024).

Mengutip detikNews, Septa menjelaskan bahwa sebentar lagi bangsa Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi, yakni sebuah fase dimana usia produktif lebih besar dibandingkan usia non-produktif. Usia produktif ini nantinya juga akan jadi penopang bagi usia non-produktif.

“Jika generasi produktif kita memiliki daya saing yang baik, artinya kita bisa bersaing dengan negara-negara maju baik di negara-negara barat maupun Asia. Oleh karena itu penting peran kalian (anak-anak muda) untuk memahami stunting, karena kalianlah calon orang tua masa depan, supaya anak-anaknya bisa berkembang dan memiliki daya saing yang baik,” sambungnya.

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Ardiansyah, yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa selain pernikahan dan kehamilan dini, salah satu tantangan terberat dalam memberantas stunting di Kalimantan Selatan adalah akibat ketidaktahuan ditambah dengan adanya mitos-mitos yang telah mengakar di tengah-tengah masyarakat.

“Maka dari itu kami berharap anak-anak muda yang menjadi content creator bisa mematahkan mitos-mitos tersebut lewat berbagai konten edukasi yang menarik,” ungkap Ardiansyah dalam sesi talkshow di Genbest Talk Banjarbaru.

Baca Juga :   TAHUN 2025, Bank Kalsel Hadirkan Empat Produk Baru

Sementara itu menurut dokter spesialis anak yang juga hadir sebagai narasumber, dr Kurniawan Satria Denta Kurniawan menjelaskan bahwa dari segi kesehatan, anemia jadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting. Untuk itu dia mendorong agar para wanita untuk peduli tentang masalah ini dan melakukan tindak pencegahan sedini mungkin.

“Ini penting sekali, karena kalau ibunya anemia, anaknya kemungkinan besar akan kena anemia juga. Kalau anak terkena anemia, kemungkinan terjadinya gangguan perkembangan jadi lebih tinggi” jelasnya.

Setelah sesi talkshow mengenai apa itu stunting dan bagaimana cara mencegahnya, para peserta juga diajak belajar untuk membuat konten yang menarik bersama content creator berpengalaman Meth Junior. Dengan adanya sesi ini, peserta diharapkan bisa membuat konten edukatif yang menarik agar lebih banyak orang yang sadar akan pentingnya pencegahan stunting.

Acara ini diharapkan dapat menggerakkan peserta untuk menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan informasi dan mengedukasi masyarakat. Stunting adalah masalah serius yang dapat menghambat masa depan bangsa. Kita perlu bergerak bersama untuk memeranginya.

Genbest sendiri merupakan gerakan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo. Acara ini bertujuan untuk mendorong generasi muda agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui situs genbest.id dan media sosial @genbestid, Genbest menyediakan berbagai informasi mengenai stunting, kesehatan, nutrisi, tumbuh kembang anak, sanitasi, kesiapan pernikahan, serta reproduksi remaja dalam bentuk artikel, infografik, dan videografik. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang
140 RIBU BUTIR Benih Kelapa Dalam Disalurkan
WARISAN Purba Lembah Kahung
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok
TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan
2 KG SABU Gagal Diedarkan
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca